STRATEGI TOKOH ADAT DALAM MENGATASI KONFLIK SOSIAL KEAGAMAAN DI DESA SEMELINANG TEBING KECAMATAN PERANAP KABUPATEN INDRAGIRI HULU

Wike Novriani HS, (2016) STRATEGI TOKOH ADAT DALAM MENGATASI KONFLIK SOSIAL KEAGAMAAN DI DESA SEMELINANG TEBING KECAMATAN PERANAP KABUPATEN INDRAGIRI HULU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
FM.pdf

Download (359kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (272kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (298kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (261kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (304kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (303kB)
[img]
Preview
Text
BAB VI.pdf

Download (258kB) | Preview
[img]
Preview
Text
EM.pdf

Download (257kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persoalan konflik sosial keagamaan yang masih sering terjadi dan belum teratasi dengan baik oleh tokoh adat. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana strategi yang digunakan oleh tokoh adat dalam mengatasi konflik sosial keagamaan. Tujuannya agar strategi tokoh adat dalam mengatasi konflik sosial keagamaan dapat diketahui. Kegunaan penelitian ini adalah untuk referensi bagi peneliti yang melakukan penelitian yang sama atau hampir sama dan juga untuk syarat mendapat gelar kesarjanaan. Penelitian ini disusun dengan kerangka pikir yang sistematis menggunakan model deduktif. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Informan penelitian berjumlah 4 (empat) orang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan hasil data tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian di atas ditemukan bahwa strategi tokoh adat dalam mengatasi konflik sosial keagamaan di Desa Semelinang Tebing Kecamatan Peranap Kabupaten Indragiri Hulu dilakukan dengan beberapa cara, yaitu; Pertama, tokoh adat melakukan identifikasi konflik dengan cara menanyakan dan mengamati langsung pihak yang terlibat konflik. Kedua, tokoh adat memahami persoalan dan situasi konflik dengan cara tetap menjaga komunikasi dengan baik. Ketiga, tokoh adat menyusun langkah-langkah untuk menyelesaikan konflik dengan cara musyawarah internal pengurus adat. Keempat, tokoh adat menyelesaikan konflik yang terjadi dengan cara bermusyawarah bersama pihak-pihak terkait. Kelima, tokoh adat melakukan evaluasi konflik dengan cara bermusyawarah internal pengurus. Kata kunci: Strategi, Tokoh, Adat, dan Konflik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.7 Perkembangan Islam > 297.74 Dakwah Islam, Penyebaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Manajemen Dakwah
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 24 Feb 2016 07:17
Last Modified: 24 Feb 2016 07:17
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/2666

Actions (login required)

View Item View Item