PELAKSANAAN PERJANJIAN KREDIT KELOMPOK SIMPAN PINJAM KHUSUS PEREMPUAN PADA UNIT PENGELOLA KEGIATAN MITRA MANDIRI KECAMATAN SUNGAI APIT BERDASARKAN SURAT MENTERI DALAM NEGERI NOMOR: 414.2/ 1402/ PMD 11 AGUSTUS 2006 TENTANG KEBIJAKAN PELESTARIAN HASIL PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PEDESAAN

Desi Ratna, - (2020) PELAKSANAAN PERJANJIAN KREDIT KELOMPOK SIMPAN PINJAM KHUSUS PEREMPUAN PADA UNIT PENGELOLA KEGIATAN MITRA MANDIRI KECAMATAN SUNGAI APIT BERDASARKAN SURAT MENTERI DALAM NEGERI NOMOR: 414.2/ 1402/ PMD 11 AGUSTUS 2006 TENTANG KEBIJAKAN PELESTARIAN HASIL PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PEDESAAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img] Text
SKRIPSI FULL TANPA BAB IV.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN)
8. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (425kB)

Abstract

ABSTRAK Desi Ratna (2020) : “Pelaksanaan Perjanjian Kredit Kelompok Simpan Pinjam Khusus Perempuan Pada Unit Pengelola Kegiatan Mitra Mandiri Kecamatan Sungai Apit Berdasarkan Surat Menteri Dalam Negeri Nomor: 414.2/ 1402/ PMD 11 Agustus 2006 Tentang Kebijakan Pelestarian Hasil Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan” Pelaksanaan perjanjian kredit kelompok simpan pinjam khusus perempuan pada Unit Pengelola Kegiatan Mitra Mandiri Kecamatan Sungai Apit dalam pelaksanaan perjanjiannya terdapat beberapa masalah terutama pada masalah keperdataan yang sering terjadi pada perjanjian. Seperti terjadinya wanprestasi pada perjanjian kredit yang tentunya disebabkan oleh beberapa faktor tertentu sehingga terjadi penghambatan pada pelaksanaan perjanjian kredit. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih jauh tentang bagaimana pelaksanaan perjanjian kredit kelompok simpan pinjam khusus perempuan pada Unit Pengelola Kegiatan Mitra Mandiri Kecamatan Sungai Apit berdasarkan surat Menteri dalam Negeri Nomor: 414.2/ 1402/ PMD 11 Agustus 2006 tentang kebijakan pelestarian hasil program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri pedesaan dan apa faktor penghambat pelaksanaan perjanjian kredit kelompok simpan pinjam khusus perempuan pada Unit Pengelola Kegiatan Mitra Mandiri Kecamatan Sungai Apit berdasarkan surat Menteri dalam Negeri Nomor: 414.2/ 1402/ PMD 11 Agustus 2006 tentang kebijakan pelestarian hasil program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri pedesaan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum sosiologis, dimana penelitian dilakukan terhadap kelompok simpan pinjam khusus perempuan pada unit pengelola kegiatan mitra mandiri kecamatan Sungai Apit. Data tersebut penulis kumpulkan dengan melakukan observasi, wawancara, dan studi pustaka, dengan sumber data primer dan sekunder, kemudian dianalisis terhadap sumber data tersebut. Adapun teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling yang terdiri dari 2 orang pengelola Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Mitra Mandiri Kecamatan Sungai Apit, dan 8 orang masyarakat pemanfaat dana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan perjanjian kredit kelompok simpan pinjam khusus perempuan pada Unit Pengelola Kegiatan Mitra Mandiri Kecamatan Sungai Apit tidak berjalan semestinya seperti yang telah ditentukan dalam perjanjian banyak pihak peminjam atau debitur yang melakukan penunggakan. Sedangkan faktor penghambat dalam pelaksanaan perjanjian kredit terdapat faktor eksternal yaitu faktor keluarga seperti dana atau uang yang seharusnya dipergunakan untuk modal usaha namun dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan faktor usaha, usaha yang dijalankan debitur mengalami penurunan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 360 Permasalahan dan Kesejahteraan Sosial > 362 Kesejahteraan Sosial, Permasalahan dan Layanan Sosial
000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: fasih -
Date Deposited: 08 May 2020 07:20
Last Modified: 08 May 2020 07:20
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/26180

Actions (login required)

View Item View Item