PENERAPAN ALGORITMA FP-GROWTH DAN ECONOMY ORDER QUANTITY UNTUK MENGANALISA POLA BELANJA KONSUMEN DI APOTEK

FAHMI IQBAL FIRMANANDA, - (2020) PENERAPAN ALGORITMA FP-GROWTH DAN ECONOMY ORDER QUANTITY UNTUK MENGANALISA POLA BELANJA KONSUMEN DI APOTEK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img] Text
GABUNGAN TANPA BAB IV.pdf

Download (7MB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV HASIL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Apotek merupakan tempat transaksi jual-beli obat, setiap apotek harus memiliki aturan dalam tata letak obat untuk memudahkan konsumen dan apotek dalam bertransaksi. Apotek mandiri utama merupakan salah satu apotek berada di pekanbaru yang melayani sekitar 6.000 transaksi perbulan. Pengaturan tata letak obat pada apotek ini masih berdasarkan kategori dan abjad, hal ini belum sesuai dengan pembelian konsumen. Algoritma FP-Growth adalah salah satu alternatif algoritma untuk sebuah strategi pengetahuan tentang pola belanja. Pola belanja tersebut berpengaruh besar terhadap perusahaan dalam penjualan, Dari 15.672 data transaksi data januari sampai desember 2018 bahwa obat Ceterizen dan Binotal sering dibeli bersamaan. Dalam pengendalian dan persediaan barang perlunya rekomendasi Economy Order Quantity. Berikut obat rekomendasi dalam pemesanan obat periode berikutnya dan antara lain Ibu Profen dengan jumlah stripe 181 frekuensi pemesanan 22 kali dengan jarak 16 hari, Sanaflu dengan jumlah stripe 76 frekuensi pemesanan 21 kali dengan jarak 11 hari, Asam Mefenamat dengan jumlah stripe 183 frekuensi pemesanan 22 kali dengan jarak 16 hari, Binotal dengan jumlah stripe 167 frekuensi pemesanan 21 kali dengan jarak 17 hari, Ambroxol dengan jumlah stripe 146 frekuensi pemesanan 18 kali dengan jarak 20 hari, Amoxicillin dengan jumlah stripe 161 frekuensi pemesanan 20 kali dengan jarak 18 hari, Ranitidin dengan jumlah stripe 104 frekuensi pemesanan 13 kali dengan jarak 28 hari, Bodrex dengan jumlah stripe 166 frekuensi pemesanan 21 kali dengan jarak 17 hari, Kapas dengan jumlah Bungkus 100 frekuensi pemesanan 12 kali dengan jarak 30 hari, Intunal dengan jumlah stripe 174 frekuensi pemesanan 21 kali dengan jarak 17 hari. Kata Kunci: Association Rule, Apotek, EOQ, FP-Growth, Tata letak

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 000 Karya Umum > 003 Sistem-sistem
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Sistem Informasi
Depositing User: fsains -
Date Deposited: 06 Feb 2020 04:22
Last Modified: 06 Feb 2020 04:22
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/25850

Actions (login required)

View Item View Item