RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) YANG DIBERI MIKRO ORGANISME LOKAL (MOL) BONGGOL PISANG

Amaliyah, - (2020) RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) YANG DIBERI MIKRO ORGANISME LOKAL (MOL) BONGGOL PISANG. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img] Text
SKRIPSI FULL TANPA BAB IV.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB IV)
12. bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (312kB)

Abstract

RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) YANG DIBERI MIKROORGANISME LOKAL (MOL) BONGGOL PISANG Amaliyah (11482204258) Dibimbing oleh Tiara Septirosya dan Robbana Saragih INTISARI Produktivitas cabai rawit di Riau cenderung mengalami peningkatan. Namun kenaikan produktivitas cabai rawit di Riau belum memenuhi jumlah kebutuhan cabai rawit. Hal ini disebabkan budidaya tanaman yang kurang baik dan kesuburan tanah karena pemakaian bahan kimia dan pupuk anorganik secara berlebihan. Cara untuk meminimalisir kerusakan tanah adalah dengan pengaplikasian mikroorganisme lokal bonggol pisang sebagai alternatif penunjang kebutuhan unsur hara dalam tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsentrasi dan interval pemberian MOL bonggol pisang yang sama baiknya dengan pupuk kimia dosis rekomendasi serta mendapatkan interaksi antara konsentrasi dan interval pemberian MOL bonggol pisang terhadap petumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit. Penelitian ini telah dilaksanakan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, pada Bulan Desember 2018 sampai Maret 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktor. Faktor pertama yaitu konsentrasi MOL bonggol pisang (kontrol, 20 ml/l, 40 ml/l, dan 60 ml/l). Faktor kedua adalah interval waktu (3 hari, 6 hari dan 9 hari). Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, diameter batang, hari berbunga pertama, hari berbuah pertama, jumlah cabang produktif, jumlah buah per tanaman dan berat buah per tanaman. Hasil penelitian menunjukan pemberian konsentrasi MOL bonggol pisang 20 ml/l memberikan hasil yang sama baiknya dengan pupuk kimia dosis rekomendasi dalam meningkatkan tinggi tanaman, diameter batang, hari berbunga pertama dan berat buah per tanaman. Interval waktu 6 hari pemberian MOL bonggol pisang memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan diameter batang dan hari berbunga pertama. Kata kunci: Pupuk kimia, pupuk organik, konsentrasi, interval

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 630 Usaha Tani, Pertanian, Teknologi Pertanian > 630.7 Pendidikan Pertanian, Riset Penelitian Pertanian
Divisions: Fakultas Pertanian dan Peternakan > Agroteknologi
Depositing User: fapertapet -
Date Deposited: 29 Jan 2020 01:21
Last Modified: 29 Jan 2020 01:23
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/25630

Actions (login required)

View Item View Item