MANAJEMEN RISIKO PADA USAHA TEMPE PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM: STUDI DI JALAN SIDOTANI KECAMATANTANAH PUTIH KABUPATENROKAN HILIR

Wahyudi, - (2019) MANAJEMEN RISIKO PADA USAHA TEMPE PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM: STUDI DI JALAN SIDOTANI KECAMATANTANAH PUTIH KABUPATENROKAN HILIR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img] Text
GABUNGAN TANPA BAB IV.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB IV)
9. bab IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (447kB)

Abstract

ABSTRAK Wahyudi (2019): Manajemen Risiko Pada Usaha Tempe Perspektif Ekonomi Islam: Studi Di Jalan Sidotani Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pendapatan pada usaha tempe yang mengalami fluktuatif, hal tersebut disebabkan penjualan yang tidak setabil. Adapun masalah yang akan diteliti adalah bagaimana manajemen risiko pada usaha tempe di Jalan Sidotani Kecamtan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir dan bagaimana Presfektif Ekonomi Islam terhadap manajemen risiko usaha tempe dijalan Sidotani kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir. Penelitian ini bersifat penelitian lapangan (Filed Research) yang di lakukan di Jalan Sidotani Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Sedangkan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif yaitu mendeskripsikan data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan kata-kata atau kalimat. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 6 orang yang terdiri 5 orang karyawan dan 1 orang pemilik usaha, mengingat populasi terbatas maka seluruh populasi di jadikan sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa manajemen risiko pada usaha tempe dalam meningkatkan pendapatan cukup baik dengan melakukan berbagai cara seperti yaitu pertama, modal pemilik usaha tempe dalam menghindari kekurangan modal akibat harga bahan baku naik, maka pemilik usaha melakukan pengurangan jumlah bahan baku tetapi tidak mengurangi kualitas dari tempe. Kedua, pada risiko produksi yaitu upaya yang dilakukan pemilik usaha tempe dalam menghindari kegagalan produksi yaitu dengan lebih memilih bahan baku yang berkualitas baik. Ketiga, risiko pemasarannya yaitu dalam menghindari produk berlebih atau tidak habis terjual pada hari penjualan maka pemilik dan karyawan harus pandai membaca kondisi sesuai permintaan dari konsumen. Dilihat dari segi ekonomi Islam bahwa usaha tempe yang ada di Jalan Sidotani Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir dapat bertahan sampai saat ini, walaupun pendapatan yang mengalami fluktuatif tetapi masih bisa bertahan dengan berbagai macam upaya, upaya tersebut dibolehkan karena pengusaha dan karyawan tempe tersebut berusaha bekerja keras dan tetap mengedepankan aspek keislamanya, yaitu halalan toyyiban. Kata Kunci: Manajemen Risiko, Usaha Tempe, Ekonomi Islam

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: fasih -
Date Deposited: 28 Jan 2020 03:00
Last Modified: 28 Jan 2020 03:03
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/25579

Actions (login required)

View Item View Item