UPAYA PENINGKATAN DISIPLIN APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) MENGGUNAKAN SISTEM ABSENSI SIDIK JARI (FINGERPRINT) PADA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN TAPANULI TENGAH

Amni Ayu Sri Rizki Stpl, - (2019) UPAYA PENINGKATAN DISIPLIN APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) MENGGUNAKAN SISTEM ABSENSI SIDIK JARI (FINGERPRINT) PADA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN TAPANULI TENGAH. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img] Text
SKRIPSI GABUNGAN.pdf

Download (4MB)
[img] Text (BAB V)
BAB V BARU.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (524kB)

Abstract

ABSTRAK UPAYA PENINGKATAN DISIPLIN APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) MENGGUNAKAN SISTEM ABSENSI SIDIK JARI (FINGERPRINT) PADA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN TAPANULI TENGAH Oleh: Amni Ayu Sri Rizki Stpl Nim. 11575204876 Penelitian ini dilakukan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah, sebagai salah satu OPD yang menerapkan sistem absensi sidik jari (fingerprint) untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai. Penggunaan absensi sidik jari (fingerprint) bertujuan untuk meningkatkan efektifitas kerja yaitu dengan meningkatkan disiplin kerja. Hal ini juga terjadi karena mesin biometric tersebut tidak dapat dimanipulasi karena laporan bersifat otomatis atau paperless. Dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil merupakan sebagai salah satu upaya pemerintah dalam mewujudkan kedisiplinan dan peningkatan kinerja ASN karena berdasarkan undang-undang nomor 8 tahun 1974 tentang pokok-pokok kepagawaian menjelaskan PNS merupakan unsur aparatur negara, abdi negara dan abdi masyarakat yang dengan kesetiaan dan ketaatan kepada pancasila dan perundang-undangan dasar 1945, negara dan pemerintah serta menyelenggarakan tugas pemerintah dan pembangunan. Dalam penerapan disiplin terdapat tiga indikator yang mempengaruhi kedisiplinan yaitu disiplin waktu, disiplin tanggung jawab dan disiplin peraturan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tujuan untuk mendeskripsikan bagaimana upaya peningkatan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan sistem absensi sidik jari (fingerprint) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah. Tekhnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi untuk kemudian dijadikan kesimpulan sesuai dengan indikator yang telah ditentukan. Wawancara dilakukan dengan tekhnik in- depth interview digunakan agar mendapatkan informasi yang mendalam dengan subjek penelitian yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwasanya upaya peningkatan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan sistem absensi sidik jari (fingerprint) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah terbukti meningkat dengan bertambahnya persentase tingkat kehadiran, keberadaan pegawai dikantor selama jam kerja serta meningkatnya respon positif dari penerima pelayanan terhadap kinerja PNS pada Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah. Namun dalam hal ini dibutuhkan peran pengawasan baik itu dari pimpinan instansi ataupun dari pemerintah daerah agar penerapan aturan, pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan sanksi atau hukuman disiplin seperti yang sudah tertera pada Surat Edaran Bupati Nomor 900/1171/2018 tentang Perubahan surat edaran Bupati Tapanuli Tengah Nomor 900/842/2018 tentang Pemberian Tambahan Penghasilan ASN/PNS/CPNS dan Penegakan Disiplin Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dapat terlaksana sebagaimana mestinya. Kata Kunci : Administrasi Kepegawaian, Aparatur Sipil Negara (ASN), Disiplin dan Absensi Sidik Jari (Fingerprint)

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 350 Administrasi Negara, Ilmu Kemiliteran > 351 Administrasi Negara
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Administrasi Negara
Depositing User: fekon -
Date Deposited: 27 Jan 2020 02:06
Last Modified: 27 Jan 2020 02:07
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/25507

Actions (login required)

View Item View Item