SISTEM PEMBAYARAN UPAH BURUH BONGKAR MUAT SAWIT DI DESA/KELURAHAN PARDOMUAN KECAMATAN ANGKOLA SELATAN KABUPATEN TAPANULI SELATAN DI TINJAU MENURUT EKONOMI SYARIAH

SABAR HASIBUAN, - (2019) SISTEM PEMBAYARAN UPAH BURUH BONGKAR MUAT SAWIT DI DESA/KELURAHAN PARDOMUAN KECAMATAN ANGKOLA SELATAN KABUPATEN TAPANULI SELATAN DI TINJAU MENURUT EKONOMI SYARIAH. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img] Text
GABUNG.pdf

Download (13MB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (671kB)

Abstract

Latar belakang dalam penelitian adalah bahwa salah satu desa yang ada di Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan adalah desa/kelurahan Pardomuan, berdasarkan observasi bahwa kebanyakan masyarakat bekerja sebagai pertani sawit. Selain dari bekerja sebagai petani sawit di desa/kelurahan Pardomuan ini juga terlihat beberapa aktivitas kerja yaitu buruh bongkar muat sawit. Seharusnya upah diberikan tepat waktu, adil. Namun, fenomena yang dijumpai terkadang tidak sesuainya upah yang diberikan dengan hasil kerja yang sudah dilakukan. Sementara bongkar muat dilapangan sering terjadi dua kali muat kedalam truck untuk ditimbang kepabrik. Maka dirumuskan masalah, bagaimana pelaksanaan pembayaran upah buruh bongkar muat sawit di Desa/Kelurahan Pardomuan Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan, bagai mana tinjauan ekonomi syariah terhadap pelaksanaan sistem pembayaran upah buruh bongkar muat sawit di Desa Pardomuan Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan. Populasi dalam penelitian adalah buruh bongkar muat sawit sebanyak 30 orang dengan teknik total sampling. Dan 10 orang toke diambil 4 orang dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Kemudian dianalisa menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian pelaksanaan sistem pembayaran upah pada buruh bongkar muat sawit di desa/kelurahan pardomuan kecamatan angkola selatan kabupaten tapanuli selatan kabupaten tapanuli selatan, dari segi upah sesuai dengan tenaga yang dikeluarkan. Jawaban yang mengatakan iya sebanyak 25 orang atau 83%, namun terkadang sistem pembayaran upah masih kurang tepat waktu karena masih ada tanggapan responden yang mengatakan tidak tepat waktu sebanyak 10 orang atau 33%. Adapun tinjauan ekonomi syariah tentang sistem pembayaran upah yang berlaku pada buruh bongkar muat sawit di Desa/Kelurahan Pardomuan Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan kesesuaian upah dengan tenaga yang dikeluarkan sudah sesuai dengan tinjauan Ekonomi Syariah. Namun pembayaraannya belum sepenuhnya tepat waktu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: fasih -
Date Deposited: 24 Jan 2020 08:23
Last Modified: 24 Jan 2020 08:23
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/25480

Actions (login required)

View Item View Item