Sistem Pengupahan Buruh Perawatan Kebun Sawit PT. Hutapea Desa Sungaikorang Kec. Hutaraja Tinggi Sumatera Utara dalam Memenuhi Kebutuhan Ekonomi Keluarga menurut Ekonomi Syariah

Romaito Nainggola, - (2020) Sistem Pengupahan Buruh Perawatan Kebun Sawit PT. Hutapea Desa Sungaikorang Kec. Hutaraja Tinggi Sumatera Utara dalam Memenuhi Kebutuhan Ekonomi Keluarga menurut Ekonomi Syariah. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img] Text (BAB IV)
BAB IV PEMBAHASAAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (595kB)
[img] Text
GABUNG.pdf

Download (7MB)

Abstract

ABSTRAK Romaito Nainggolan : “Sistem Pengupahan Buruh Perawatan Kebun Sawit PT. Hutapea Desa Sungaikorang Kec. Hutaraja Tinggi Sumatera Utara dalam Memenuhi Kebutuhan Ekonomi Keluarga menurut Ekonomi Syariah” Latar belakang penelitian bahwa salah satu PT yang bergerak di bidang perkebunan sawit adalah PT. Hutapea, berdasarkan observasi bahwa para buruh terdiri dari laki-laki dan perempuan, dimana dalam bekerja adanya ketetapan upah diawal. Namun fenomena dilapangan didapat bahwa salah seorang buruh ia mengatakan bahwa dia sudah bekerja di PT.Hutapea ini lebih kurang 2 tahun dimana upah yang didapat dihitung perhari, jika dikumpulkan perbulan sekitar Rp1.800.000,- namun terkadang ada potongan dan upah tidak diberikan tepat waktu sehingga berdampak pada pemenuhan ekonomi keluarga.Maka dari fenomena tersebut dirumuskan masalah jadi dua yaitu Bagaimana sistem pengupahan buruh perawatan kebun sawit di PT. Hutapea Desa Sungaikorang Kec. Hutaraja Tinggi Sumatera Utara dalam memenuhi kebutuhan ekonomikeluarga dan Bagaimana Tinjauan Ekonomi Syariah terhadap sistem pengupahan buruh perawatan kebun sawit di PT. Hutapea Desa Sungaikorang Kec. Hutaraja Tinggi Sumatera Utara dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga Populasi dalam penelitian ini terdiri dari pihak 32 orang buruh bagian perawatan sawit di PT. Hutapea Desa Sungaikorang Kec.Hutaraja Tinggi Sumatera Utara, adapun sampel yaitu seluruh populasi dengan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, angket, dan dokumentasi. Analisis data bersifat deskriptif kualitati, setelah data yang diperlukan diperoleh, lalu data tersebut dikelompokkan dan diuraikan sesuai dengan jenisnya dan kemudian disajikan dalam bentuk tabel yang dilengkapi dengan penjelasan. Hasil penelitian Upah buruh laki-laki untuk kerja setengah hari mendapat upah Rp. 35.000,- sedangkan untuk kerja satu hari upahnya Rp. 70.000,-. Sedangkan upah buruh perempuan Rp. 30.000,- dengan waktu kerja setengah hari. Untuk kerja satu hari upahnya Rp. 60.000,-. Sistem upah tersebut merupakan kebiasaan yang terjadi pada PT yang mempekerjakan para buruh. Para buruh kasar belum sepenuhnya bisa memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya. Menurut tinjauan ekonomi Syariah, sistem pengupahan buruh perawatan kebun sawit PT.Hutapea Desa Sungaikorang Kec.Hutaraja Tinggi Sumatera Utara ini belum sesuai dengan prinsip ekonomi Islam karena tidak adanya unsur keadilan dan kadang upah yang diberikan tidak tepat waktu. Kata Kunci: Upah, Buruh, Ekonomi Islam

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 330 Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: fasih -
Date Deposited: 20 Jan 2020 07:04
Last Modified: 20 Jan 2020 07:04
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/25255

Actions (login required)

View Item View Item