TELAAH TERHADAP FATWA YUSUF AL QARDHAWI TENTANG BANK AIR SUSU IBU DAN KONSEKUENSINYA TERHADAP LARANGAN PERKAWINAN KARENA SEPERSUSUAN

Winda Alisriani, (2016) TELAAH TERHADAP FATWA YUSUF AL QARDHAWI TENTANG BANK AIR SUSU IBU DAN KONSEKUENSINYA TERHADAP LARANGAN PERKAWINAN KARENA SEPERSUSUAN. Thesis thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
FM.pdf

Download (444kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (463kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (369kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (467kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (552kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (257kB) | Preview
[img]
Preview
Text
EM.pdf

Download (264kB) | Preview

Abstract

Dr. Yusuf Al-Qardhawi atau yang populer dengan sebutan Yusuf Al Qardhawi seorang mufti dan ulama besar kontemporer, beliau dilahirkan di negeri Mesir pada tanggal 9 September 1926. Yusuf Al-Qardhawi adalah seorang ulama yang sangat produktif dalam berkarya dan menulis, sudah puluhan karya dan buku buku yang sudah beliau hasilkan dan sebagian besar sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, salah satu karya yang terbesar beliau adalah buku Fatawa Muashirah yang terdiri dari tiga jilid dan sudah diterbitkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul fatwa-fatwa kontemporer. Salah satu diantara persoalan kontemporer dalam karya tersebut adalah fatwa Yusuf Al-Qardhawi tentang Bank Air Susu Ibu dan konsekuensinya terhadap larangan perkawinan karena sepersusuan, yang selanjutnya menjadi judul dari penelitian ini. Adapun yang menjadi masalah dalam tesis ini adalah, pertama, bagaimana fatwa Yusuf Al-Qardhawi tentang Bank Air Susu Ibu, kedua, metode istinbath yang digunakan Yusuf Al-Qardhawi tentang Bank Air Susu Ibu, ketiga, bagaimana konsekuensi nya terhadap larangan perkawinan karena sepersusuan menurut Yusuf Al-Qardhawi. Penelitian ini adalah penelitian studi tokoh, yang mana penelitian ini termasuk jenis penelitian kepustakaan (library research). Adapun sumber data pada penelitian adalah data primer dan data sekunder, data primer adalah karya-karya yang ditulis oleh Yusuf Al-Qardhawi yaitu Fatawa Muashirah, sedangkan data sekunder adalah data yang didapat dari literatur-literatur dan buku-buku serta dokumen-dokumen yang berhubungan dengan penelitian. Maka data tersebut akan penulis bahas dengan menggunakan metode-metode sebagai berikut: Deduktif yaitu pengkajian kaidah-kaidah umum kemudian dianalisa dan diperoleh kesimpulan secara khusus. Deskriptif yaitu menggunakan secara mendetail data yang diperoleh untuk selanjutnya dianalisa. Conten analisis yaitu suatu analisa data secara ilmiah tentang isi dari sebuah pesan suatu komunikasi, metode ini penulis gunakan untuk menganalisis data yang telah disajikan yang akhirnya terdapat suatu kesimpulan. Yusuf Al-Qardhawi menyatakan bahwa dia tidak menjumpai alasan untuk melarang diadakannya “Bank Air Susu Ibu” asalkan bertujuan untuk mewujudkan mashlahat syar’iyyah yang kuat dan untuk memenuhi keperluan yang wajib dipenuhi. Dan tidak mengakibatkan haramnya melakukan perkawinan, adapun sifat susuan yang mengharamkan adalah apabila bayi menyusu langsung dengan ibu yang menyusuinya, dan adapun metode istinbath yang digunankan Yusuf Al-Qardhawi adalah metode yang moderat dan adil, antara tidak berlebihan dan tidak lalai serta tidak berfikiran sempit

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.5 Etika Islam, Praktik Keagamaan
Divisions: Program Pascasarjana > S2
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 16 Feb 2016 03:05
Last Modified: 16 Feb 2016 03:05
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/2497

Actions (login required)

View Item View Item