PENGARUH KEBIJAKAN KEPALA MADRASAH TERHADAP IMPLEMENTASI LAYANAN BIMBINGAN KONSELING DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 KOTA PEKANBARU

Fitrah Nawatiqa, (2016) PENGARUH KEBIJAKAN KEPALA MADRASAH TERHADAP IMPLEMENTASI LAYANAN BIMBINGAN KONSELING DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 KOTA PEKANBARU. Thesis thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
FM.pdf

Download (418kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (347kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (639kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (297kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (761kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (266kB) | Preview
[img]
Preview
Text
EM.pdf

Download (261kB) | Preview

Abstract

Pendidikan adalah proses melatih daya-daya jiwa seperti pikiran, ingatan, perasaan, baik untuk memahami realitas, nilai-nilai dan kebenaran, maupun sebagai warisan sosial. Pandangan baru dalam dunia pendidikan bahwa keberhasilan hidup bukan hanya ditentukan oleh faktor intelligent (IQ) saja namun juga dipengaruhi oleh kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual (EQ dan SQ). Pandangan ini sebenarnya memperkuat posisi madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kebijakan Kepala Madrasah Terhadap Implementasi Layanan Bimbingan Konseling Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Pekanbaru” Rumusan Masalah yang diajukan adalah : 1) Bagaimana Kebijakan Kepala Madrasah Terhadap Implementasi Layanan Bimbingan Konseling di Madrasah Aliyah Negeri 1 Pekanbaru? 2) Bagaimanakah Layanan Bimbingan konseling dalam pelaksanaan pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri 1 Pekanbaru? 3) Bagaimana Pengaruh Kebijakan Kepala Madrasah Terhadap Implementasi Layanan Bimbingan Konseling di Madrasah Aliyah Negeri 1 Pekanbaru? Populasi penelitian ini melibatkan seluruh guru yang berjumlah 70 orang, seluruh populasi dijadikan responden penelitian karena jumlahnya yang tidak terlalu besar. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa kuantitatif, yaitu analisis dan interpretasi dilakukan secara kritis. Dengan menggunakan teknik deskriptif analitis yaitu mendeskripsikan maupun mengklasifikasikan data dan kemudian disusul interpretasi terhadap hasil pemikiran. Setelah data dianalisis, maka disimpulkan: 1) Pelaksanaan layanan bimbingan konseling di MAN 1 Pekanbaru menggunakan pola standar seperti sekolah lain yakni yang dikenal dengan pola 17. Namun pola ini bukanlah harga mati, artinya dalam pelaksanaannya pola layanan BK di MAN 1 Pekanbaru menerapkannya secara fleksibel sesuai kebutuhan siswa 2) Guru BK juga membantu sekolah/madrasah dalam mengenali masalah yang dihadapi siswa dan menanganinya agar tidak mengganggu proses pembelajaran di sekolah. Dengan teratasinya masalah mendorong siswa untuk berkembang lebih optimal menuju prestasi yang tinggi. 3) Pengaruh Kebijakan Kepala Madrasah Terhadap Implementasi Layanan Bimbingan Konseling di Madrasah Aliyah Negeri 1 Pekanbaru adalah sedang dengan presentase sebesar 63,83% ada korelasi yang signifikan antara Kebijakan Kepala Madrasah Terhadap Implementasi Layanan Bimbingan Konseling dengan hubungan sebesar 0,489. Berdasarkan kesimpulan di atas diketahui bahwa Kebijakan Kepala Madrasah Terhadap Implementasi Layanan Bimbingan Konseling Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Pekanbaru bisa meningkat dan bisa mengangkat kualitas siswa melalui kebijakan kepala madrasah.

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan
Divisions: Program Pascasarjana > S2
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 15 Feb 2016 09:08
Last Modified: 15 Feb 2016 09:08
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/2487

Actions (login required)

View Item View Item