TINJAUAN HUKUM TERHADAP GANTI KERUGIAN KEPADA DRIVER GO-FOOD MENGENAI PEMBATALAN ORDERAN SEPIHAK OLEH KONSUMEN DI WILAYAH PEKANBARU

DWI AYUNING BIJAKSANI, - (2020) TINJAUAN HUKUM TERHADAP GANTI KERUGIAN KEPADA DRIVER GO-FOOD MENGENAI PEMBATALAN ORDERAN SEPIHAK OLEH KONSUMEN DI WILAYAH PEKANBARU. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img] Text (BAB IV)
BAB IV PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (417kB)
[img] Text
GABUNG.pdf

Download (8MB)

Abstract

Jasa transportasi secara online melalui aplikasi dapat memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan transportasi yang dapat dilakukan secara online. salah satunya adalah PT. Gojek, dari awal berdiri sampai pada saat ini banyak hal yang merugikan driver Gojek dengan adanya pembatalan sepihak yang dilakukan oleh konsumen itu sendiri. Pembatalan sepihak yang dilakukan oleh konsumen dapat diganti oleh pihak Gojek dengan syarat-syarat dan bukti- bukti yang ada, dalam pengajuan ganti kerugian ini membutuhkan proses 30 hari kerja lamanya atau paling cepat 14 hari kerja. Pembatalan sepihak oleh konsumen menurut Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan konsumen yaitu terdapat ketidaksesuaian antara teori dan praktik di lapangan. Sebagaimana dijelaskan pada Pasal 5 tentang Kewajiban Konsumen dan pada Pasal 6 tentang Hak Pelaku Usaha dan diikuti dengan peraturan yang dikeluarkan oleh PT. Gojek Indonesia. Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana tinjuan hukum terhadap ganti kerugian kepada driver GoFood terhadap pembatalan orderan sepihak oleh konsumen dan Bagaimana pertanggung jawaban PT. GOJEK terhadap kerugian akibat pembatalan orderan sepihak oleh konsumen kepada drivernya. Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui tinjauan hukum terhadap ganti kerugian kepada driver GoFood mengenai pembatalan orderan sepihak oleh konsumen di wilayah Pekanbaru dan Untuk mengetahui pertanggung jawaban PT. GOJEK terhadap kerugian akibat pembatalan orderan sepihak oleh konsumen kepada drivernya. Penelitian sosiologis hukum dengan cara melakukan survei langsung ke lapangan untuk mengumpulkan data primer dan sekunder yang dapat langsung dari responden melalui wawancara untuk di jadikan data atau informasi sebagai bahan dalam penulisan penelitian. Penelitian ini merupakan Insidental Sampling adalah siapapun orangnya yang bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel dengan catatan bahwa peneliti melihat orang tersebut layak digunakan sebagai sumber data. Metode dalam pengumpulan data adalah obsevasi, wawancara, dan kajian pustaka. Hasil penelitian bahwa belum ada payung hukum yang melindungi dan menjamin keamanan para driver apabila terjadinya kerugian-kerugian ekonomi yang mereka alami dan belum ada perlindungan hukum apabila terjadinya kecelakaan pada driver. Akibat terjadinya pembatalan orderan makanan yang dilakukan kosumen kepada driver yaitu uang yang telah dibayarkan oleh driver kepada restoran itu hangus, rugi dalam waktu perjalanan dan menunggu respon dari konsumen saat makanan sudah siap di antar, rugi dalam hal bahan bakar motor yang dikeluarkan pada saat proses pengantaran dan pembelian makanan. Jika terjadinya pembatalan itu dapat mengakibatkan putusnya hubungan mitra antara driver dan PT. Gojek. Proses penggantian kerugian ini dapat dilakukan PT. Gojek apabila driver dapat menunjukkan syarat dan bukti-bukti.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: fasih -
Date Deposited: 15 Jan 2020 02:33
Last Modified: 15 Jan 2020 02:34
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/24865

Actions (login required)

View Item View Item