MAKNA TERM THABA’A DAN DERIVASINYA DALAM AL-QUR’AN (Kajian Tafsir Tematik)

HALIMATUSSADIAH LUBIS, - (2019) MAKNA TERM THABA’A DAN DERIVASINYA DALAM AL-QUR’AN (Kajian Tafsir Tematik). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img] Text
SKRIPSI GABUNGAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV BARU.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (864kB)

Abstract

Skripsi ini berjudul Makna Term Thaba'a Dan Derivasinya Dalam Al-Qur'an (Kajian Tafsir Tematik), yang bertujuan untuk mengetahui makna term thaba'a dan derivasinya dalam al-Qur'an, dan mengetahui pendapat ahli tafsir pada perbedaan makna, serta mengetahui relevansi makna term thaba'a terhadap orang kafir. Manusia adalah makhluk yang paling sempurna diciptakan oleh Allah, yang diberi keistimewaan seperti indra, akal dan hati. Hati memiliki pusat yang terpenting dalam anggota tubuh manusia, karena hati adalah sumber segala keinginan manusia, jika hati tidak selalu dijaga dengan baik maka akan menimbulkan efek yang negatif. Dalam al-Qur’an bentuk variasi hati yang dikunci terdapat 40 surah dan 60 ayat, sedangkan yang penulis teliti sebanyak 10 surah dan 17 ayat, berdasarkan hasil rujukan ke al-Qur’an dan kitab kamus bahasa, diantaranya yaitu khatama, ghisyawah, ghulfun, thaba’a dan akinnah. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis (tematik) yakni menghimpun ayat-ayat al-Qur’an yang berkaitan dengan tema yang ditetapkan, lalu menafsirkan ayat-ayat tersebut. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Khatama: hati yang tertutup tidak bisa menerima suatu kebenaran yang ada pada dirinya, Ghisyawah: hati yang tertutup tidak bisa melihat tanda-tanda kebesaran Allah, Ghulfun: hati yang tertutup yang diberi bungkus sehingga tidak bisa memahami sesuatu, Thaba’a: hati yang dikunci sehingga ia menolak kebenaran dari luar yang akibatnya tidak disambut oleh ajakan akal, Akinnah: hati yang diberi penutup sehingga ia tidak bisa memahami ayat-ayat Allah. Penutupan, penguncian serta sumbatan sama sekali tidak dilakukan oleh Allah, dimana ayat-ayat yang berkenaan dengan penutupan dan penguncian hati, pendengaran serta penglihatan ditujukan bagi kaum kafir.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.1 Sumber-sumber Agama Islam, Kitab Suci Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir
Depositing User: fushu -
Date Deposited: 31 Dec 2019 03:26
Last Modified: 31 Dec 2019 03:27
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/24187

Actions (login required)

View Item View Item