Problematika Peningkatan Pendapatan Becak Kayuh Dalam Memenuhi Kebutuhan Keluarga Pada Perayaan Event Ritual Bakar Tongkang Ditinjau Menurut Ekonomi Islam (Studi Kasus Pada Perayaan Event Ritual Bakar Tongkang di Bagan Siapi-Api).

Abdur Rahman, - (2019) Problematika Peningkatan Pendapatan Becak Kayuh Dalam Memenuhi Kebutuhan Keluarga Pada Perayaan Event Ritual Bakar Tongkang Ditinjau Menurut Ekonomi Islam (Studi Kasus Pada Perayaan Event Ritual Bakar Tongkang di Bagan Siapi-Api). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (631kB)
[img] Text
FABUNFAN KECUALI BAB IV.pdf

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Abdur Rahman, (2019): Problematika Peningkatan Pendapatan Becak Kayuh Dalam Memenuhi Kebutuhan Keluarga Pada Perayaan Event Ritual Bakar Tongkang Ditinjau Menurut Ekonomi Islam (Studi Kasus Pada Perayaan Event Ritual Bakar Tongkang di Bagan Siapi-Api). Asal mula ritual bakar tongkang di Bagan Siapi-Api berawal dari berangkatnya beberapa keluarga bermarga Ang dari daratan china dengan menggunakan kapal kayu sederhana. Lalu mereka melihat adanya cahaya dari kunang-kunang (binatang yang bercahaya pada malam hari) yang bertebaran diantara hutan bakau yang tumbuh subur di tepi pantai. Mereka akhirnya mendarat dan membangun tempat pemukiman baru yang bernama Bagan Siapi-Api. Dan bertekat tidak akan kembali lagi ke Tiongkok, dan dibakarlah tongkang atau kapal semula yang mengangkut mereka. Pada perayaan event ritual bakar tongkang tukang becak kayuh tidak mengalami peningkatan pendapatan atau pendapatan tetap sama, berbeda dengan becak motor yang mengalami peningkatan dalam pendapatan. Hal ini yang membuat penulis tertarik untuk melakukan penelitian. Adapun rumusan masalahnya adalah Bagaimana problematika peningkatan pendapatan becak kayuh masyarakat Bagan Siapi-Api pada perayaan event ritual bakar tongkang, dan tinjauan Ekonomi Islam terhadap problematika peningkatan pendapatan becak kayuh masyarakat Bagan Siapi-Api pada perayaan event ritual bakar tongkang. Penelitian ini adalah penelitian lapangan yaitu di kota Bagan Siapi-api Kabupaten Rokan Hilir. subyek penelitian ini yaitu problematika peningkatan pendapatan becak kayuh masyarakat Bagan Siapi-Api pada perayaan event ritual bakar tongkang dan obyek penelitian ini tukang becak kayuh. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah tukang becak kayuh yang berjumlah 15 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, dokumentasi dan angket. Untuk metode analisis data penulis menggunakan teknik deskritif. Dari hasil penelitian diketahui bahwa tukang becak kayuh belum mampu mengatasi persoalan-persoalan yang terjadi untuk meningkatkan pendapatan. Karena tidak terdapat perbedaan signifikan pendapatan becak kayuh sebelum ada perayaan event ritual bakar tongkang dan pada saat perayaan event ritual bakar tongkang. Dan becak kayuh harus lebih berusaha lagi serta tekun dalam menjalankan profesi yang dijalaninya untuk mencari rezeki. Serta, berupaya memahami problematika yang dihadapi seperti kebiasaan, budaya dan lingkungan yang terjadi selama perayaan event ritual bakar dan sesudah perayaan event ritual bakar tongkang. Sementara itu dalam perspektif ekonomi Islam, pendapatan yang di dapat tukang becak kayuh sesuai dengan ketentuan ekonomi Islam dan tidak terdapat penyelewengan dalam mencari rezeki. Kata Kunci : Problematika, Pendapatan, Becak Kayu, Kebutuhan Keluarga dan Event Ritual Bakar Tongkang

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 330 Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: fasih -
Date Deposited: 26 Dec 2019 07:32
Last Modified: 26 Dec 2019 07:33
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/23908

Actions (login required)

View Item View Item