MANAJEMEN PENGELOLAAN ASET OLEH BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH PROVINSI RIAU (STUDI PELAKSANAAN PENGAMANAN ASET MOBIL DINAS)

DITO BAGUS ANGGARA, (2017) MANAJEMEN PENGELOLAAN ASET OLEH BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH PROVINSI RIAU (STUDI PELAKSANAAN PENGAMANAN ASET MOBIL DINAS). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img] Text
1. COVER (2017477ADN).pdf

Download (189kB)
[img] Text
2. PERSETUJUAN (1).pdf

Download (330kB)
[img] Text
3. ABSTRAK (1).pdf

Download (197kB)
[img] Text
4. KATA PENGANTAR (1).pdf

Download (327kB)
[img] Text
5. DAFTAR ISI (1).pdf

Download (202kB)
[img] Text
6. BAB I (1).pdf

Download (327kB)
[img] Text
7. BAB II (1).pdf

Download (468kB)
[img] Text
8. BAB III (1).pdf

Download (147kB)
[img] Text
9. BAB IV (1).pdf

Download (440kB)
[img] Text
10. BAB V (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (648kB)
[img] Text
11. BAB VI (1).pdf

Download (271kB)
[img] Text
12. DAFTAR PUSTAKA (1).pdf

Download (320kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Manajemen Pengelolaan Aset Oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Riau Dalam Pelaksanaan Pengamanan Mobil Dinas, serta untuk mengetahui faktor penyebab penghambat pengembalian aset daerah di Pemerintah Provinsi Riau. Manajemen Pengelolaan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah dalam pengamanan aset daerah diukur dengan 3 sub variabel, yaitu Pengamanan Fisik, Pengamanan Administratif, dan Tindakan Hukum. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Riau. Sedangkan sampel pada penelitian ini yaitu sebagian pegawai Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Riau. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Manajemen Pengamanan Aset Oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Riau (Studi Pelaksanaan Pengamanan Mobil Dinas), sub variabel Pengamanan Administratif (mean = 2,50) lebih tinggi berbanding dengan Pengamanan Fisik (mean = 2,48). Sedangkan yang paling rendah adalah sub variabel Tindakan Hukum dengan (mean = 2,37). Dari hasil penelitian yang menjadi faktor penyebab penghambat pengembalian aset daerah adalah rendahnya anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), kurangnya data pendukung aset, dan masih kentalnya mental korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang masih mengakar. Kata Kunci : Manajemen, Pengelolaan, Pengamanan Aset.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 350 Administrasi Negara, Ilmu Kemiliteran > 351 Administrasi Negara
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Administrasi Negara
Depositing User: Ms. Ernawati
Date Deposited: 19 Dec 2019 03:48
Last Modified: 19 Dec 2019 03:48
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/23629

Actions (login required)

View Item View Item