ABORSI JANIN HASIL PEMERKOSAAN (STUDI KOMPARATIF ANTARA MAZHAB HANAFI DAN MAZHAB MALIKI)

SITI NORIZZATEE BINTI MOHAMAD NORDIN, 11623204542 (2019) ABORSI JANIN HASIL PEMERKOSAAN (STUDI KOMPARATIF ANTARA MAZHAB HANAFI DAN MAZHAB MALIKI). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img] Text (bab i, ii, iii, v)
UPLOAD PUSTAKA UNIV.pdf - Published Version

Download (4MB)
[img] Text (bab iv)
BAB IV UPLOAD PUSTAKA UNIV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan pendapat antara Mazhab Hanafi dan Mazhab Maliki tentang aborsi janin hasil pemerkosaan. Dalam penulisan skripsi ini penulis merumuskan permasalahan sebagai berikut: Pertama, apakah pendapat Mazhab Hanafi dan Mazhab Maliki tentang aborsi janin hasil pemerkosaan. Kedua, bagaimana metode yang digunakan oleh Mazhab Hanafi dan Mazhab Maliki dalam mengistibatkan hukum mengenai aborsi janin hasil pemerkosaan serta dalilnya. Dan yang ketiga, bagaimana analisis fiqih muqaranah terhadap pendapat Mazhab Hanafi dan Mazhab Maliki mengenai hukum aborsi janin hasil pemerkosaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian normatif hukum Islam dengan menggunakan metode library research yaitu dengan mengambil dan membaca serta menelaah literatur-literatur yang berhubungan dengan penelitian ini. Dengan sumber data yang penulis gunakan adalah sumber data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum skunder dan bahan hukum tersier. Seluruh buku-buku, kamus bahasa Arab dan Al-Qur’an yang berkaitan dengan sumber hukum tersebut, penulis telaah baik dari Mazhab Hanafi dan Mazhab Maliki untuk menyelesaikan persoalan ini. Penulis berusaha memaparkan perbandingan pendapat dua Mazhab berpengaruh yaitu Imam Mazhab Hanafi dan Imam Mazhab Maliki yang menpunyai pendapat berbeda tentang Aborsi Janin Hasil Pemerkosaan, Studi Komparatif Antara Mazhab Hanafi dan Mazhab Maliki. Menurut Mazhab Hanafi, berpendapat bahwa pengguguran kandungan yang belum berusia empat bulan dapat dibolehkan dengan alasan pada usia tersebut janin belum mempunyai nyawa. Dengan didasari oleh hadis Jabir r.a. secara umum. Manakala menurut Mazhab Maliki, berpendapat hukum aborsi adalah haram dan pelakunya berdosa karena penciptaan janin berlangsung pertahap, oleh karena itu janin dalam semua perkembangannya tidak boleh digugurkan. Ini berdasarkan hadits diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas’ud berkaitan menyatukan janin dalam perut ibu secara umum.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.5 Etika Islam, Praktik Keagamaan > 297.56 Etika Moral Islam dalam Hal Tertentu
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Mazhab dan Hukum
Depositing User: fasih -
Date Deposited: 21 Nov 2019 08:02
Last Modified: 21 Nov 2019 08:02
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/22686

Actions (login required)

View Item View Item