Persepsi Masyarakat Desa Sungai Jalau Terhadap Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Kabupaten Kampar

Nurfa Rahim, - (2019) Persepsi Masyarakat Desa Sungai Jalau Terhadap Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Kabupaten Kampar. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img] Text
SKRIPSI NURFA RAHIM.pdf

Download (6MB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (835kB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh persoalan masyarakat desa Sungai Jalau Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar, membayar zakat melalui BAZNAS, diawali dengan adanya perbedaan persepsi hukum membayar zakat melalui lembaga tersebut. Masyarakat memandang bahwa membayarkan zakat secara langsung kepada mustahik lebih utama daripada melalui BAZNAS, mereka beranggapan tidak tuntas dan tidak selesai dari kewajiban berzakat. Bahkan mereka khawatir jika dana yang disalurkan tersebut tidak di operasionalkan dengan semestinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Jumlah populasi 830 KK, dari jumlah tersebut diambil 90 orang sebagai responden angket (10.84%) sampel penelitian. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan Tehnik Sampel Acak (Random Sampling), dimana penulis mengambil sampel acak responden masyarakat yang dikategorikan sebagai muzakki di desa Sungai Jalau. Hasil Penelitian : berdasarkan metode kuanti dengan alat bantu Statistical Packade for Social Science (SPSS) versi 24, dapat diketahui ada hubungan yang cukup kuat antara Persepsi Masyarakat terhadap BAZNAS dengan nilai yang diperoleh 0,621 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000<0,01, yaitu berada pada interval 0,60-0,799. Sedangkan dari hasil regresi linier sederhana juga menunjukkan bahwa persepsi masyarakat (X) berpengaruh positif terhadap Badan Amil Zakat Nasional (Y). Uji signifikan menunjukkan nilai t tes sebesar 7,424 sedangkan besar signifikannya 0,000>0,05 dengan nilai Thitung>Ttabel (7,424>0,05) yang berarti Ha diterima dan H0 tidak diterima. Hal yang paling dominan berkontribusi terhadap kewajiban menunaikan zakat adalah sub indikator interpretasi terhadap sub kesadaran variabel (X3-Y1) dengan nilai 0,657 atau 6.57%. Sedangkan hal yang berpengaruh paling rendah adalah sub indikator stimulus terhadap komitmen (X1-Y3) dengan nilai sebesar 0,121 atau 1,21%. Peneliti menyimpulkan bahwa persepsi masyarakat berupa interpretasi (pemahaman, pemberian kesan,) serta kesadaran sangat berpengaruh terhadap intensitas masyarakat membayar zakat di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Kata Kunci: Persepsi Masyarakat, BAZNAS

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 650 Bisnis > 658 Manajemen Umum
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Manajemen Dakwah
Depositing User: fdk -
Date Deposited: 15 Nov 2019 02:36
Last Modified: 15 Nov 2019 02:37
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/22412

Actions (login required)

View Item View Item