METODE DAN CORAK TAFSIR AL-BAIDHAWI (Studi Analisis Terhadap Tafsir Anwār al–Tanzil wa Asrār al-Ta’wil)

Nina Karlina, (2011) METODE DAN CORAK TAFSIR AL-BAIDHAWI (Studi Analisis Terhadap Tafsir Anwār al–Tanzil wa Asrār al-Ta’wil). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_201135.pdf

Download (618kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul: “METODE DAN CORAK TAFSIR AL BAIDHAWI (Sebuah Analisis Terhadap Tafsir Anwār al-Tanzil wa Asrār al Ta’wil)” Kajian tafsir terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Untuk menghasilkan pemahaman yang lebih utuh dan komprehensif tentunya diperlukan suatu metode atau cara tertentu dalam menafsirkan al-Quran. Sedangkan metode yang digunakan untuk menafsirkan al-Quran itu terbagi empat metode tahlili, ijmali, muqaran, dan metode maudhu’i. Sedangkan dilihat dari sumber pangambilan tafsirnya terbagi menjadi dua tafsir secara bi al-matsur dan tafsir secara bi al-ra’yi. Begitu pula warna corak tafsir secar garis besar dibagi menjadi llima corak ilmi, fiqhi, sufi, Falsafi, dan adabi wa ijtimai. Metode dan corak tafsir seorang mufassir sangat diwarnai oleh latar belakang dan basik keilmuan yang dikuasainya. Al-Baidhawi mufassir asal Iran dengan karya tafsirnya Tafsir Anwār al-Tanzil wa Asrār al-Ta’wil dengan karakteristik yang ia miliki dan basik keilmuan yang dikuasainya tentunya memberi warna tersendiri terhadap metode dan corak tafsirnya. Dalam kajian ini penulis ingin mengkaji tentang apa metode dan corak yang digunakan oleh al-Baidhawi dalam menafsirkan al-Qur’an, serta apa saja kelebihan dan kekurangan Tafsir Anwār al-Tanzil wa Asrār al-Ta’wil karya al Baidhawi ini dibanding dengan tafsir lainnya. Metode penelitian yang penulis pakai disini adalah library reasch yang bersifat deskriptif. Menjawab persoalan diatas penulis menemukan ternyata metode yang dipakai oleh al-Baidhawi dalam tafsir Tafsir Anwār al-Tanzil wa Asrār al-Ta’wil secara umum adalah memakai metode tahlili dan merupakan sebuah tafsir bi al ra’yi dan bi al-ma’tsur. Sedangkan corak warna penafsirannya penuh dengan nuansa fiqhi dan ilmi. Beberapa kaedah yang digunakan al-Baidhawi dalam tafsirnya, pengambillan riwayat Israiliyat, penggunaan qiraah untuk menguatkan analisis penafsirannya, dan memaparkan asal kata saat menafsirkan al-Quran. Penafsiran yang ringkas dan penggunaan bahasa yang singkat namun indah merupakan kelebihan tafsir ini dan yang menjadi kekurangan tafsir ini adalah pencantuman hadits tanpa diteliti dan disebutkan kualitasnya terlebih dahulu, pengutipan sumber tafsir yang tidak disebutkan sumbernya serta ketergantungan al-Baidhawi pada kitab tafsir sebelumnya menjadi kelemahan tafsir ini.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.1 Sumber-sumber Agama Islam, Kitab Suci Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 29 Dec 2015 04:18
Last Modified: 29 Dec 2015 04:18
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/224

Actions (login required)

View Item View Item