UPAYA PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PEDESAAN (PNPM-MP) DALAM MENGATASI KREDIT MACET DI KECAMATAN ANGKOLA SELATAN DITINJAU MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM

LELI SAPITRIANI, 11525201186 (2019) UPAYA PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PEDESAAN (PNPM-MP) DALAM MENGATASI KREDIT MACET DI KECAMATAN ANGKOLA SELATAN DITINJAU MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img] Text (BAB IV)
BAB IV PEMBAHASAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (804kB)
[img] Text
GABUNGAN%20KECUALI%20BAB%20IV.pdf

Download (4MB)

Abstract

Latar belakang masalah penelitian ini adalah PNPM Mandiri berupaya menerapkan sistem Rescheduling, Reconditioning, Restructuring untuk mengatasi kredit macet namun pada kenyataannya upaya yang dilakukan PNPM tidak terlaksana dengan baik karena banyak debitur yang tidak bertanggung jawab atas angsurannya dan belum mampu untuk menghilangkan kredit macet . Penelitian ini bertujuan mengetahui dua hal. Pertama adalah mengetahui bagaimana upaya PNPM Mandiri untuk mengatasi kredit macet. Kedua menjelaskan bagaimana tinjauan Ekonomi Syariah tentang upaya PNPM dalam mengatasi kredit macet. Adapun populasi dalam penelitian ini berjumlah 400 orang yaitu nasabah dan pengurus PNPM. Penarikan sampel dengan metode Slovin sebanyak 80 nasabah dengan menggunakan teknik Accidental Sampling dan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa Rescheduling dan Reconditioning memiliki pengaruh yang signifikan untuk mengatasi kredit macet sedangkan upaya dari segi Restructuring tidak memiliki pengaruh yang signifikan untuk mengatasi kredit macet. Sedangkan, upaya yang diberikan oleh variabel independen terhadap variabel dependen secara bersama-sama untuk mengatasi kredit macet adalah sebesar 18,7% selebihnya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Nilai R sebesar 0,432. Artinya bahwa korelasi antara variabel independen dengan variabel dependen memiliki hubungan yang cukup kuat. Dalam prakteknya pinjaman yang diberikan oleh PNPM Mandiri belum sesuai dengan ekonomi syariah karena terdapat unsur riba dalam transaksinya dan masih banyak masyarakat yang belum memiliki kesadaran untuk melunasi kewajibannya dengan tepat waktu sehingga terjadi kredit macet. Keyword: Rescheduling, Reconditioning, Restructuring, Kredit Macet

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: fasih -
Date Deposited: 13 Nov 2019 07:42
Last Modified: 13 Nov 2019 07:42
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/22299

Actions (login required)

View Item View Item