Etika Hubungan Murid Dengan Guru DalamPembelajaran (Kajian Terhadap Pemikiran Al-Zarnuji Dalam Kitab Ta’lim AlMuta’allim )

Ebin Saleh Hasibuan, (2017) Etika Hubungan Murid Dengan Guru DalamPembelajaran (Kajian Terhadap Pemikiran Al-Zarnuji Dalam Kitab Ta’lim AlMuta’allim ). Thesis thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img] Text
1. 20176PAI-S2Cover.pdf

Download (264kB)
[img] Text
2. 20176PAI-S2Scan Pengesahan.pdf

Download (298kB)
[img] Text
3. 20176PAI-S2Kata Pengantar.pdf

Download (280kB)
[img] Text
4. 20176PAI-S2Daftar Isi.pdf

Download (259kB)
[img] Text
5. 20176PAI-S2Abstrak.pdf

Download (295kB)
[img] Text
6. 20176PAI-S2Bab I.pdf

Download (375kB)
[img] Text
7. 20176PAI-S2BAB II.pdf

Download (625kB)
[img] Text
8. 20176PAI-S2BAB III.pdf

Download (263kB)
[img] Text
9. 20176PAI-S2BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (629kB)
[img] Text
10. 20176PAI-S2BAB V.pdf

Download (272kB)
[img] Text
11. 20176PAI-S2DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (270kB)

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh banyaknya murid pada saat ini yang tidak mengetahui etika ketika berhadapan dengan guru, dan juga pesantren yang belajar langsung kitab Ta’lim Al-Muta’allim mulai tidak mengamalkannya, sehingga mengakibatkan kurang berkahnya ilmu yang dipelajari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui etika hubungan murid dengan guru yang terdapat dalam kitab Ta’lim AlMuta’llim. Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka (library research). Sumber datanya ada dua, yakni sumber primer, yaitu sumber yang berasal dari kitab Ta’lim Al-Muta’allim, dan sumber skunder yaitu buku-buku yang berkaitan dan relevan dengan permasalahan dalam tesis ini dengan tehnik analisis data yaitu content analisis. Ada 5 etika hubungan murid dengan guru dalam pembelajaran yaitu: (a ) menghormati guru; (b) memuliakan Kitab dan ilmu; (c ) sabar menghadapi guru dalam hal: (1) aktif ketika belajar (2) tidak berpindah-pindah baik tempat duduk maupun pindah sekolah (3) membuat catatan (4) mengulang pelajaran. (d). Tawaduk (rendah hati ) ketika berhadapan dengan guru; (e ). Sungguh-sungguh ketika belajar yang didukung dengan niat dan cita-cita; Untuk menguatkan etika murid terhadap guru, maka guru harus memiliki: (1) ilmu dalam pembelajaran; (2) wara’ atau mampu menjadi contoh bagi murid khususnya tentang etika; (3) lebih tua atau lebih dewasa.

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: 200 Agama
Divisions: Program Pascasarjana > S2 > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Ms. Melda Fitriana
Date Deposited: 08 Nov 2019 08:24
Last Modified: 08 Nov 2019 08:24
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/22151

Actions (login required)

View Item View Item