Peran Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru Dalam Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Sistem Drainanse Perkotaan Di Kecamatan Tampan

Ela Susilawati, - (2019) Peran Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru Dalam Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Sistem Drainanse Perkotaan Di Kecamatan Tampan. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img] Text
BAB IV.pdf

Download (357kB)
[img] Text
SKRIPSI GABUNGAN.pdf

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi ini berjudul : “Peran Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru Dalam Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Sistem Drainanse Perkotaan Di Kecamatan Tampan” Penelitian ini dilatar belakangi oleh pengamatan penulis mengenai pelaksanaan peraturan menteri tentang penyelenggaraan sistem drainase perkotaan oleh Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru yang bertujuan untuk perencanan sebuah kawasan permukiman kota yang lebih baik. Dengan peran drainase yang vital bagi sebuah kota sebagai sarana pengairan air hujan. Rumusan masalah penelitian ini yaitu Bagaimana peran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru dalam pelaksanaan sistem drainase perkotaan di Kecamatan Tampan Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Sistem Drainanse Perkotaan Di Kecamatan Tampan. Serta Apa saja kendala-kendala dalam penyelenggaraan sistem drainase perkotaan di Kecamatan Tampan tersebut. Penelitian ini dilaksanakan pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman kota Pekanbaru yang berlokasi di jalan Parit Indah Nomor 06 Pekanbaru. Populasi dalam penelitian ini adalah Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru, Bidang Bina Marga dan Masyarakat yang bermukim di drainase yang sering terkena banjir. Sedangkan sampel yang diambil menggunakan Random Sampling yaitu penentuan sampel dengan mengambil sampel dari populasi secara random atau acak dimana setiap individu atau setiap unit sampling dalam populasi mempunyai untuk mendapat kesempatan yang sama untuk diambil atau dipilah menjadi sampel yaitu 17 orang yang terdiri dari Kepala Bidang Sumber Daya Air, Bidang Bina Marga dan Masyarakat yang bermukim di drainase yang sering terkena banjir. Sumber data adalah subjek dari mana data dapat diperoleh. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru, Bidang Bina Marga dan Masyarakat yang bermukim di drainase yang sering terkena banjir. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui obsevasi, wawancara, kuesioner dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Peran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru dalam pelaksanaan sistem drainase perkotaan di Kecamatan Tampan dalam Penyelenggaraan Sistem Drainanse Perkotaan Di Kecamatan Tampan belum terlaksana secara maksimal. Karena masih banyak darinase yang harusnya ada tapi belum dibangun dan drainase yang sudah ada tapi kinerjanya tidak optimal karena tersumbat pasir atau tanah. Hal ini dapat dilihat pada saat hujan turun banyak terdapat genangan bahkan banjir. Dalam pelaksanaan sistem drainase perkotaan di Kecamatan Tampan terdapat Kendala-kendala dalam penyelenggaraan sistem drainase perkotaan di Kecamatan Tampan antara lain: Sumber daya Finansial tidak memadai seperti dana yang keluar sedikit dari anggaran, banyaknya ruko dan bangunan liar yang dibangun di sekitar drainase oleh masyarakat yang menyebabkan penyempitan drainase, kurangnya keterlibatan masyarakat karena masyarakat menganggap masalah drainase adalah urusan pemerintah dan menjadi tanggungjabab pemerintah saja , lahan yang kurang karena terjadinya perubahan penggunana lahan menjadi kawasan terbangun menyebabkan lahan kedap air semakin luas sehingga penyerapan air dalam tanah menjadi relatif kecil.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: fasih -
Date Deposited: 06 Nov 2019 06:20
Last Modified: 06 Nov 2019 06:21
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/21983

Actions (login required)

View Item View Item