KESAKSIAN PEREMPUAN DALAM AL-QUR’AN (Suatu Tinjauan Pendapat Mufassir)

Zamzami, (2011) KESAKSIAN PEREMPUAN DALAM AL-QUR’AN (Suatu Tinjauan Pendapat Mufassir). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_201110.pdf

Download (505kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul: “Kesaksian Perempuan Dalam al-Qur’an (Suatu Kajian Pendapat Mufassir). Tema ini dipandang krusial, karena diharapkan dapat menjawab dan merespon berbagai fenomena yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Penulis menemukan ayat di dalam al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 282 yang membahas masalah hutang piutang dengan mendatang penulis dan saksi, di mana ayat tersebut jika dipahami secara tekstual terdapat permasalahan yaitu kesaksian seorang laki-laki diseimbangkan dengan kesaksian dua orang perempuan. Dari permasalahan tersebut mayoritas Mufassir dan ulama memberikan pendapat yang berbeda beda. Dengan demikian, hal ini sangat menarik untuk diteliti. Masalah yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah bagaimana pendapat Mufassir dan ulama tentang kesaksian satu orang laki-laki diseimbangkan dengan kesaksian dua orang perempuan, dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat Mufassir dan ulama tentang diseimbangkan kesaksian tersebut. Untuk menjawab permasalahan diatas maka Penelitian ini dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut: Pertama. Mengklasifikasikan data, yaitu data primer dan data sekunder. Kedua. Merumuskan teknik pengumpulan data. Ketiga. Data tersebut dianalisa dengan pendekatan tafsir Ahkamul Qur’an melalui analisa pendapat Mufassir dan ulama fiqh. Adapun Kesimpulan yang penulis peroleh adalah, ayat-ayat kesaksian dalam al-Qur’an berjumlah 87 ayat yang tersebar pada 40 surat, dan memakai dua orang saksi laki-laki atau satu laki-laki dan dua orang saksi perempuan dalam masalah hutang piutang sudah menjadi ketentuan Allah SWT di dalam al-Qur’an. Kebanyakan para Mufassir dan ulama berpendapat bahwa diseimbangkan kesaksian satu orang laki-laki dan dua perempuan karena perempuan lemah ingatannya dalam mengingat suatu permasalahan, untuk itu perempuan dalam memberikan kesaksian harus dua orang supaya apabila saksi yang satu khilaf atau lupa maka saksi yang satunya mengingatkannya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.1 Sumber-sumber Agama Islam, Kitab Suci Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 29 Dec 2015 04:18
Last Modified: 29 Dec 2015 04:18
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/217

Actions (login required)

View Item View Item