PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK KELILING KELOMPOK TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SMPN 16 PEKANBARU

WINDA RASYITA, (2013) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK KELILING KELOMPOK TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SMPN 16 PEKANBARU. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text
2013_2013930PMT.pdf

Download (701kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa SMPN 16 Pekanbaru yang menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik keliling kelompok dengan siswa yang belajar secara konvensional. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa SMPN 16 Pekanbaru dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik keliling kelompok dengan siswa yang belajar secara konvensional?” Penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperimen dan desain yang digunakan adalah Pretest-Posttest-Control Group design. Populasi dalam penelitian ini adalah 8 kelas siswa kelas VII SMPN 16 Pekanbaru tahun ajaran 2012/ 2013 sebanyak 240 siswa. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas VII.7 dan VII.8, dimana kelas VII.7 sebagai kelas eksperimen yang akan menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik keliling kelompok dan kelas VII.8 sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Dalam penelitian ini guru yang berperan sebagai observer dan peneliti sebagai guru dalam proses pembelajaran ini. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi, lembar observasi, dan tes. Dalam penelitian ini, pertemuan dilaksanakan selama enam kali, yaitu lima kali pertemuan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik keliling kelompok dengan pertemuan awalnya diikuti dengan pelaksanaan pretes dan satu pertemuan lagi dilaksanakan postes. Analisis data yang digunakan adalah uji test “t” yang digunakan untuk menguji hipotesis nol yang telah dirumuskan. Dengan melakukan uji prasyarat terlebih dahulu, yaitu uji normalitas data (uji Chi Square), uji varian untuk melihat homogenitas data. Apabila data normal dan homogen dapat dilanjutkan ke rumus tes-t untuk mengetahui hasil penelitian. Penelitian ini mengunakan rumus tes-t untuk sampel ≥ 30 yang tidak berkorelasi dengan = dan varian homogen. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diambil kesimpulan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa SMPN 16 Pekanbaru yang menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik keliling kelompok dengan siswa yang belajar secara konvensional. Adanya perbedaan dapat dilihat dari mean kelas eksperimen sebesar 80,83 yang lebih tinggi dari mean kelas kontrol yaitu sebesar 74,83 dan perbedaan nilai dan diperoleh > 2,871 > 2,00 dengan pada taraf signifikan 5 % = 2,00. Maka H0 ditolak dan Ha diterima. Oleh karena terdapatnya perbedaan ini maka dapat dikatakan terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif teknik kelilingkelompok.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 500 Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 510 Matematika
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika
Depositing User: Surya Elhadi
Date Deposited: 29 Jan 2016 03:45
Last Modified: 29 Jan 2016 03:45
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/2151

Actions (login required)

View Item View Item