PERBANDINGAN STRUKTUR VEGETASI GULMA DI TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) PADA POLA PENANAMAN DAN WAKTU PENCABUTAN GULMA YANG BERBEDA

Delva Dwi Wahyu Saputra, - (2019) PERBANDINGAN STRUKTUR VEGETASI GULMA DI TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) PADA POLA PENANAMAN DAN WAKTU PENCABUTAN GULMA YANG BERBEDA. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Khasim Riau.

[img]
Preview
Text
COVER SAMPAI LAMPIRAN KECUALI BAB IV.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text (BAB IV)
18. HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (613kB)

Abstract

Analisis vegetasi gulma pada pola penanaman yang berbeda penting dilakukan sebelum melakukan tindakan pengendalian gulma. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan vegetasi gulma di tanaman jagung pada pola penanaman dan waktu pencabutan yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan yang dimulai dari bulan Februari sampai Maret 2019 di Jalan Sepakat, Kelurahan Maharatu, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Analisis dilakukan di Laboratorium Agronomi Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuadran berdasarkan pola tanaman yang diletakan berdasarkan porposif sampling. Sampel diambil pada tanaman monokultur jagung dan tumpangsari jagung dengan kedelai pada 2 MST, 4 MST, dan 6 MST. Sampel yang diambil dari area penelitian dengan luas area 30,5 m x 11 m. Pada masing-masing titik pengambilan sampel dibuat petakan dengan ukuran 2 m x 3 m sebanyak 18 petakan. Parameter yang diamati ialah jenis, jumlah, kerapatan, kerapatan relatif, frekuensi, frekuensi relatif, dominansi, dominansi relatif, indeks nilai penting dan perbandingan nilai penting. Hasil penelitian didapatkan 8 spesies dari 8 familia yang terbagi menjadi 3 golongan yaitu, gulma berdaun lebar, rerumputan dan teki-tekian yang berjumlah 7.558 individu, dengan jumlah gulma monokultur sebanyak 4.593 dan tumpangsari sebanyak 2.965 individu. Gulma yang mendominasi setiap parameter adalah gulma berdaun lebar dengan spesies Ageratum conyzoides. Pola tanam secara tumpangsari lebih baik dibandingkan pola tanam secara monokultur dalam menekan tingginya pertumbuhan gulma.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 630 Usaha Tani, Pertanian, Teknologi Pertanian
600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 630 Usaha Tani, Pertanian, Teknologi Pertanian > 630.7 Pendidikan Pertanian, Riset Penelitian Pertanian
Divisions: Fakultas Pertanian dan Peternakan > Agroteknologi
Depositing User: fapertapet -
Date Deposited: 09 Oct 2019 04:18
Last Modified: 09 Oct 2019 04:18
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/21150

Actions (login required)

View Item View Item