PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIKA SISWA SMA HANDAYANI PEKANBARU

SEPTI AYUNINGSIH, (2012) PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIKA SISWA SMA HANDAYANI PEKANBARU. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text
2013_2013309PMT.pdf

Download (763kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematika siswa SMA Handayani Pekanbaru yang belajar menggunakan metode pembelajaran Problem Solving dengan siswa yang belajar menggunakan metode konvensional. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematika siswa SMA Handayani Pekanbaru yang belajar menggunakan metode pembelajaran Problem Solving dengan siswa yang belajar menggunakan metode konvensional?” Penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperimen dan desain yang digunakan adalah Posttest-only Design with Nonequivalent Group. Dalam penelitian ini guru yang berperan langsung dalam proses pembelajaran dan peneliti sebagai observer. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Handayani Pekanbaru, sedangkan objek dalam penelitian ini adalah kemampuan berpikir kreatif matematika siswa. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi, lembar observasi, dan tes. Dalam penelitian ini, pertemuan dilaksanakan selama lima kali, yaitu empat kali pertemuan dengan menggunakan metode pembelajaran Problem Solving dan satu pertemuan lagi dilaksanakan postes. Untuk melihat hasil penelitian tersebut, digunakan uji Chi Kuadrat untuk menguji normalitas data, uji varian untuk melihat homogenitas data, kemudian digunakan rumus tes-t untuk mengetahui hasil penelitian. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diambil kesimpulan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematika siswa SMA Handayani Pekanbaru yang belajar menggunakan metode pembelajaran Problem Solving dengan siswa yang belajar menggunakan metode konvensional. Hal ini terlihat dari mean kemampuan berpikir kreatif matematika siswa dengan metode pembelajaran Problem Solving sebesar 77,14 lebih baik dari kemampuan berpikir kreatif matematika siswa dengan metode konvensional sebesar 66,45. Dengan demikian terlihat bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematika siswa SMA Handayani Pekanbaru.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 500 Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 510 Matematika
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika
Depositing User: Surya Elhadi
Date Deposited: 27 Jan 2016 07:53
Last Modified: 27 Jan 2016 07:53
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/2066

Actions (login required)

View Item View Item