PELAKSANAAN PERJANJIAN JUAL BELI BARANG-BARANG BEKAS ANTARA PT. INDAH KIAT DENGAN CV. SINARGEMILANG ABADI PERAWANG KABUPATEN SIAK

ANGGA RIYAN SAPUTRA, (2017) PELAKSANAAN PERJANJIAN JUAL BELI BARANG-BARANG BEKAS ANTARA PT. INDAH KIAT DENGAN CV. SINARGEMILANG ABADI PERAWANG KABUPATEN SIAK. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
1. COVER (1).pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. PENGESAHAN (1).pdf

Download (445kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. ABSTRAK (1).pdf

Download (189kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. KATA PENGANTAR (1).pdf

Download (278kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. DAFTAR ISI (1).pdf

Download (125kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. BAB I (1).pdf

Download (333kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. BAB II (1).pdf

Download (283kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. BAB III (1).pdf

Download (470kB) | Preview
[img] Text
9. BAB IV (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (448kB)
[img]
Preview
Text
10. BAB V (1).pdf

Download (207kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. DAFTAR PUSTAKA (1).pdf

Download (118kB) | Preview

Abstract

Angga Rian Saputra, (2017): Pelaksanaan Perjanjian Jual Beli Barang-barang bekas antara PT. Indah Kiat dengan CV. Sinar Gilang Abadi Di Perawang Siak Sehubungan dengan perjanjian jual beli barang-barang bekas, maka PT. Indahkiat memberikan kepercayaan kepada CV. Sinar Gemilang Abadi, untuk mengambil barang-barang bekas tersebut di lokasi penumpukan yang telah ditentukan. Dari peraturan-peraturan yang telah dibuat oleh Pihak I dan sudah disepakati oleh Pihak II. Namun di lapangan ketentuan tersebut ternyata tidak dapat dipatuhi oleh Pihak II, di antaranya adalah Pihak II mengambil “Barang Bekas” tersebut tidak sesuai dengan tempat yang sudah ditentukan oleh Pihak I. Di samping itu Pihak II juga tidak membersihkan lokasi dimana tempat “Barang Bekas” tersebut diangkut. Apa yang sudah dilakukan oleh Pihak II (CV. Sinar Gemilang Abadi) tersebut jelas sudah bertentangan dengan isi perjanjian yang telah disepakati, sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 1234 KUH Perdata Lokasi yang di ambil dalam penelitian ini dilaksanakan ditempat pihak pembeli dan penjual yaitu CV.Sinar Gemilang Abadi, (selaku pihak pembeli) dan PT.Indahkiat.(selaku penjual). Sehubungan dengan hal tersebut, maka permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalahl bagaimana pelaksanaan perjanjian jual beli barang-barang bekas antara Pihak I (PT. Indah Kiat) dengan Pihak II (CV. Sinar Gemilang Abadi) di Perawang Kabupaten Siak, serta bagaimana cara penyelesaian apabila pihak II (pembeli) melakukan pelanggaran terhadap perjanjian. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum sosiologis. Penelitian hukum sosiologis adalah penelitian yang dilakukan langsung ke lapangan dengan mengumpulkan data primer untuk menjawab permasalahan yang diteliti. Sedangkan sifat dari penelitian ini adalah deskriptif, artinya menggambarkan meng.enai pelaksanaan perjanjian jual beli barang-barang bekas. Dari hasil penelitian dapat diketahui, bahwa Pelaksanaan perjanjian jual beli barang-barang bekas antara PT. Indah Kiat dengan CV. Sinar Gemilang Abadi, didahului dengan penetapan harga barang, kemudian jumlah barang yang diperjualbelikan tersebut, ketentuan mengenai jaminan, pembayaran harga barang, serta pengambilan barang yang dijual tersebut. Dalam pelaksanaannya si pembeli terlambat mengambil barang di tempat penumpukannya, pekerja yang mengangkat barang tersebut tidak membersihkan lokasi penumpukan barang, serta supir pengangkut mengambil barang tidak sesuai pada lokasi yang telah ditentukan. terhadap hal ini pihak pembeli menyadari kesalahannya dan bertanggung jawab terhadap hal tersebut sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati. Penyelesaian terhadap perselisihan yang terjadi dalam jual beli barang-barang bekas antara PT. Indah Kiat dengan CV. Sinar Gemilang Abadi, sebagaimana yang telah dijelaskan di atas, yaitu kesalahan pihak pembeli yang terlambat mengambil barang bekas sesuai dengan kesepakatan, pekerja yang tidak ii membersihkan lokasi penssumpukan barang, serta supir yang mengangkut mengambil barang pada lokasi yang tidak sesuai dengan kesepakatan. Hal ini diakui oleh pihak pembeli dan bertanggungjawab terhadap kesalahan tersebut, sehingga perselisihan dapat diselesaikan melalui musyawarah dan mufakat, agar kekeliruan yang dilakukan oleh pihak pembeli dapat diperbaiki dan bertanggungjawab terhadap kekeliruan tersebut, dan perselisihan ini tidak sampai ke pengadilan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 330 Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Mrs Rina Amelia -
Date Deposited: 21 Sep 2019 15:36
Last Modified: 21 Sep 2019 15:36
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/20584

Actions (login required)

View Item View Item