PENERAPAN PRINSIP 5C (CHARACTER, CAPACITY, CAPITAL, COLLATERAL, CONDITION OF ECONOMI) DALAM PELAKSANAAN PEMBIAYAAN MURABAHAH PADA PT. BANK SYARIAH MANDIRI KANTOR CABANG PEMBANTU BANGKINANG

ZAKIA TAMIMI, (2017) PENERAPAN PRINSIP 5C (CHARACTER, CAPACITY, CAPITAL, COLLATERAL, CONDITION OF ECONOMI) DALAM PELAKSANAAN PEMBIAYAAN MURABAHAH PADA PT. BANK SYARIAH MANDIRI KANTOR CABANG PEMBANTU BANGKINANG. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
1. COVER (1).pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. PENGESAHAN (1).pdf

Download (337kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. ABSTRAK (1).pdf

Download (326kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. KATA PENGANTAR (1).pdf

Download (241kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. DAFTAR ISI (1).pdf

Download (204kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. BAB I (1).pdf

Download (538kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. BAB II (1).pdf

Download (379kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. BAB III (1).pdf

Download (681kB) | Preview
[img] Text
9. BAB IV (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (774kB)
[img]
Preview
Text
10. BAB V (1).pdf

Download (128kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. DAFTAR PUSTAKA (1).pdf

Download (180kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul; “Penerapan Prinsip 5C dalam Pelaksanaan Pembiayaan Murabahah pada PT. Bank Syariah Mandiri KCP Bangkinang”. Risiko pembiayaan bermasalah tersebut bisa diatasi dengan prinsip kehati-hatian. Salah satu yang sering digunakan untuk menghindari adanya pembiayaan bermasalah ini adalah analisis dengan menggunakan prinsip 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, dan Condition). Mengingat Produk pembiayaan yang paling dominan dipakai oleh nasabah adalah pembiayaan murabahah. Bahkan pembiayaan murabahah ini mencapai 50% dari keseluruhan produk pembiayaan yang dinikmati oleh nasabah Bank Syariah Mandiri Cabang Bangkinang, di samping itu Bank Syariah Mandiri Cabang Bangkinang merupakan Lembaga Keuangan Syariah yang berpedoman pada prinsip syariah, dan Bank Syariah Mandiri Cabang Bangkinang memiliki kelebihan khususnya untuk pembiayan murabahah dimana untuk akad ini murni menggunakan akad murabahah yang biasa digunakan oleh lembaga keuangan syariah lainnya. Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah; Bagaimana proses seleksi pengajuan pembiayaan murabahah yang diterapkan di PT. Bank Syariah Mandiri KCP Bangkinang ?. Bagaimana tinjauan Ekonomi Islam tentang penerapan prinsip pelaksanaan pembiayaan murabahah di PT. Bank Syariah Mandiri KCP Bangkinang ?. Tujuan penelitian ini adalah; Untuk Mendeskripsikan bagaimana proses seleksi pengajuan pembiayaan murabahah yang diterapkan di PT. Bank Syariah Mandiri KCP Bangkinang. Dan tinjauan Ekonomi Islam tentang penerapan prinsip pelaksanaan pembiayaan murabahah di PT. Bank Syariah Mandiri KCP Bangkinang. Metode penelitian ini adalah penelitian lapangan (field reserch), dilakukan pada Bank Syari’ah Mandiri Bangkinang Kabupaten Kampar. Sumber data penelitian ini berupa Bahan Data Primer, Data Hukum Sekunder. Populasi dan sampel dalam ini berjumlah 6 orang. Alat Pengumpul Data berupa Observasi, Wawancara, Dokumentasi. Teknik analisa Data adalah analisa data kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diambil kesimpulan bahwa Proses seleksi pengajuan pembiayaan murabahah pihak bank syariah mandiri Kcp Bangkinang menggunakan prinsip 5C, Karena dalam pengajuan pembiayaan murabahah dengan penerapan 5C dapat memberikan kepercayaan pihak bank terhadap character atau sifat dan watak nasabah. Capacity (Capability) kepercayaan pihak bank terhadap kemampuan nasabah dalam membayar kredit. Capital nasabah nasabah yang mengajukan permohonan kredit harus pula menyediakan dana dari sumber lainnya. Colleteral, jaminan yang diberikan nasabah melebihi nominal pinjaman. Condition, penilaian pembiayaan murabahah dari kondisi ekonomi sekarang dan untuk masa dari sektor masing-masing usaha, hal ini lah yang menjadi proses seleksi pihak bank syariah mandiri Kcp Bangkinang untuk menerima atau menolak pengajuan pembiayaan murabahah yang dilakukan oleh nasabah. Penilaian terhadap ekonomi sekarang dan akan datang memang menjadi perhatian dari pihak perbankkan, karena melalui analisis ini pihak bank bisa menentukan kemungkinan usaha nasabah, apakah menjadi ii maju dan kompetitif serta potensial. Prinsip 5C seperti, Watak atau Sifat Nasabah yang mengajukan pembiayaan murabahah, Kemampuan Nasabah dalam Membayar cicilan jika dalam pembiayaan murabahah tidak menggunakan sistem tunai, Pihak Nasabah Memberikan Laporan tentang Penyediaan Dana dari Sumber lain, Jaminan Bersifat Fisik dan Non Fisik, serta Penilaian terhadap Kondisi Ekonomi Sekarang dan yang akan Datang. Tinjauan Ekonomi Islam terhadap Penerapan 5 C dalam Pelaksanaan Pembiayaan Murabahah di Bank Syariah Mandiri Kcp Bangkinang dengan legitimasi transaksi penjualan murabahah atas dasar suatu jumlah yang tidak menyesatkan atau curang, tidak menghindarkan kemungkinan menetapkan harga penjualan jauh lebih tinggi daripada biaya semula. Laba yang tidak wajar dan berlebihan merupakan unsur riba yang dilarang oleh Islam. Murabahah dalam kegiatan ekonomi masih termasuk dalam kegiatan jual beli, namun dalam perbankan murabahah memiliki konsep dalam taransaksi jual beli tidak ada unsur riba, sehingga dalam hal ini menurut pendapat para ulama murabahah di perbolehkan atau hukumnya bersifat halal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Mrs Rina Amelia -
Date Deposited: 20 Sep 2019 17:31
Last Modified: 20 Sep 2019 17:31
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/20542

Actions (login required)

View Item View Item