IMPLEMENTASI PEGADAIAN KEBUN KARET DI BANGUN SETIA JORONG KUAMANG KENAGARIAN PANTI KECAMATAN PANTI PASAMAN TIMUR SUMATERA BARAT MENURUT EKONOMI ISLAM

Kaswandi, (2011) IMPLEMENTASI PEGADAIAN KEBUN KARET DI BANGUN SETIA JORONG KUAMANG KENAGARIAN PANTI KECAMATAN PANTI PASAMAN TIMUR SUMATERA BARAT MENURUT EKONOMI ISLAM. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_2011250.pdf

Download (517kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bersifat penelitian (Field Research) dilatar belakangi oleh pengamatan penulis tentang pelaksanaan Pegadaian yang ada di Bangun Setia Jorong Kuamang antar warga bukan ke perum pegadaiaan. Berlokasi di Jalan Bangun Setia Kampung Bangun Setia Jorong Kuamang Nagari Panti Kecamatan Panti Kabupaten Pasaman Timur Sumatera Barat yang mayoritas bekerja sebagai petani kebun karet. Permasahalahan dalam penelitiaan ini adalah Bagaimana Implementasi Pegadaian Kebun Karet di Bangun Setia Jorong Kuamang, Apa Akibat Yang Ditimbulkan Oleh Pegadaian Kebun Karet Itu, dan Bagaimana Pandangan Ekonomi Islam Terhadap Pengambilan Hasil Atau Manfaat Barang Jaminan Kebun Karet. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegadai dan pihak yang menerima pegadaian dari tahun 2008-2011. M yang berjumlah 35 orang, yang terdiri dari pegadai 19 orang dan yang menerima gadai 16 orang sedangkan sebagai sampel dari pegadai sebanyak 50 % atau 10 orang, dan dari si penerima gadai 50 % atau 8 orang karena keterbatasan waktu dan dana dengan menggunakan metode Random Sampling. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan observasi, wawancara, dan angket, di tambah dengan literatur-literatur yang berhubungan dengan penelitian ini. Analisa yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah analisa deskriptif kualitatif. Data penelitian ini diperoleh dari dua sumber yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari responden (pegadai dan penerima gadai), dengan cara menjalankan angket dan wawancara, sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh dari referensi-referensi dan literatur-literatur yang berhubungan dengan permasalahan ini, dan penulisan dalam penelitian ini menggunakan metode induktif, deduktif dan deskriftif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Pegadaian Kebun Karet di Bangun Setia Jorong Kuamang, Akibat Yang Ditimbulkan Oleh Pegadaian Kebun Karet, dan Mengetahui Pandangan Ekonomi Islam Terhadap Pengambilan Hasil atau manfaat Barang Jaminan Kebun Karet. Dari penelitian ini dihasilkan beberapa temuan bahwa pegadaian yang ada di Bangun Setia yang dominan di jadikan sebagai agunan jaminan adalah kebun karet. Jaminan kebun karet tersebut dimanfaatkan atau di ambil hasilnya oleh si penerima gadai selama hutang pegadai belum dilunasi dengan jangka waktu yang tidak dibatasi, dengan implementasi yang sedemikian yang dibuat oleh para penerima gadai masyarakat masih tetap melakukan pegadaian walaupun mereka merasa dirugikan. Akibat yang ditimbulkan pegadaian kebun karet dengan sesama warga bukan ke perum pegadaian bila ditinjau di segi positifnya antara lain: prosesnya yang cepat, persyaratannya mudah, dan tidak ada limit waktu atau pakai jatuh tempo yang mengakibatkan bertambahnya hutang. Sedangakan di segi negatif atau resikonya adalah: menghilangkan matapencaharian si pegadai, kurangnya perawatan terhadap jaminan gadai kebun karet tersebut sehingga membuat karet tidak lagi produktif, dan menguntungkan sebelah pihak (penerima gadai). Pandangan Ekonomi Islam terhadap pengambilan hasil atau manfaat barang jaminan kebun Karet oleh si penerima gadai (murtahin) sebahagian ulama membolehkan, Namun, harus ada izin dari (rahin), disyaratkan ketika akad, dan ditentukan waktunya apabila tidak ditentukan maka menjadi batal. Dan menurut jumhur fuqaha berpendapat penerima gadai tidak boleh mengambil manfaat dari barang gadai. dan dari hasil penelitian penulis dilapangan jaminan kebun karet tersebut dimanfaatkan oleh penerima gadai tidak ada pakai limit waktu, dan bahkan dalam pengambilan pemanfaatan atau hasil kebun karet tidak sesuai dengan seharusnya seperti dikala hari hujan masih mereka manfaatkan padahal itu sangat berdampak negatif (tidak produktif) terhadap kebun tersebut dengan demikian merugikan sepihak dalam hal ini pandangan ekonomi Islam tidak boleh.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 27 Jan 2016 06:54
Last Modified: 27 Jan 2016 06:54
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/2038

Actions (login required)

View Item View Item