PEMIKIRAN YUSUF AL- QARDHAWI TENTANG FUNGSI UANG DAN RELAVANSINYA PADA PERBANKAN SYARIAH

Hasmar, (2011) PEMIKIRAN YUSUF AL- QARDHAWI TENTANG FUNGSI UANG DAN RELAVANSINYA PADA PERBANKAN SYARIAH. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_2011158.pdf

Download (511kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul: “ PEMIKIRAN YUSUF AL- QARDHAWI TENTANG FUNGSI UANG DAN RELAVANSINYA PADA PERBANKAN SYARIAH”. Adapun yang menjadi latar belakang dalam skripsi ini adalah seperti diketahui uang adalah kebutuhan masyarakat yang paling utama. Juga kebutuhan pemerintah, produsen, distributor dan kebutuhan konsumen. Dengan uang kita bisa mendapatkan semua yang kita butuhkan, artinya uang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia, masyarakat, dari kehidupan negara dan kehidupan dunia ini tepatnya uang bisa membuat kita senang dan bisa membuat kita susah. Secara teoritis pengertian dan fungsi uang sesuai dengan ajaran Islam, dan dalam praktisinya kita lihat saat sekarang ini khususnya di dunia perbankan syariah relevan dengan kajian teoritis. Yusuf Al- Qardhawi telah menjelaskan tentang uang dan fungsinya serta cara mengaplikasikannya dalam perbankan syariah sesuai dengan perspektif ekonomi Islam. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah bagaimana pemikiran Yusuf Al- Qardhawi tentang fungsi uang dan relavansinya pada perbankan syariah, beliau menjelaskan bagaimana fungsi uang dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan perspektif ekonomi Islam dan prakteknya di perbankan syariah serta bagaimana ia mengecam orang-orang yang menimbun harta atau uangnya dengan mensinyalir dari ayat al-qur’an dalam surat At- Taubah ayat ke 34: Penelitian ini adalah merupakan penelitian kepustakaan (Library Researce) dimana data dan sumber datanya diperoleh dari penela’ahan terhadap literatur-literatur yang sesuai dengan permasalahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemikiran Yusuf Al- Qardhawi tentang fungsi uang dan untuk mengetahui relavansinya pada perbankan syariah, beliau menjelaskan bagaimana cara mengaplikasikan serta menjelaskan fungsi uang yang di anjurkan oleh syari’at untuk menghindarkan dari kecaman Allah dalam surat At-Taubah ayat 34 seperti diatas. Setelah dilakukan penelitian dan penganalisaan penulis beranggapan bahwa masyarakat yang telah memakai jasa perbankan syariah sesuai dengan ungkapan Yusuf Al- Qardhawi yang menyebutkan bahwa uang adalah sebagai ganti dari barang niaga dan sebagai alat pergaulan, serta nilai tukar yang defenitif yang dipergunakan manusia dalam menghargakan sesuatu, segala manfaat dan usaha. Hal ini dapat dilihat dari berlandaskan syri’ah. Dapat penulis simpulkan bahwa pemikiran Yusuf Al- Qardhawi, menyebutkan bahwa fungsi uang secara umum adalah sebagai alat tukar (medium of exchange), alat pengukur nilai (standard of value), alat penimbun kekayaan dan alat penyimpan nilai. Fungsi uang sebagai alat penyimpan nilai mempunyai dua pemahaman, pertama uang disimpan untuk keperluan masa yang akan datang, dan yang kedua uang disimpan untuk spekulasi yang dapat memberikan keuntungan bagi pemiliknya dengan cara menimbun dan memendamnya. Berdasarkan hal ini pendapat beliau tentang fungsi uang sesuai dengan perspektif ekonomi Islam karena tidak mengandung larangan, jelasnya menurut keterangannya juga mengandung nilai-nilai keadilan, kebaikan, ketuhanan, kepentingan umum dan kemaslahatan bagi umat manusia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 26 Jan 2016 09:44
Last Modified: 26 Jan 2016 09:44
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/1982

Actions (login required)

View Item View Item