PELAKSANAAN KERJASAMA ANTARA TENAGA KERJA MIGRAN DENGAN PEMILIK KEBUN MENURUT PERSFEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi Kasus Pada Petani Karet Di Desa Muara Lembu Kecamatan Singingi)

Nurrezki Efnita, (2011) PELAKSANAAN KERJASAMA ANTARA TENAGA KERJA MIGRAN DENGAN PEMILIK KEBUN MENURUT PERSFEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi Kasus Pada Petani Karet Di Desa Muara Lembu Kecamatan Singingi). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_2011101.pdf

Download (417kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul: Pelaksanaan Kerjasama Antara Tenaga Kerja Migran Dengan Pemilik Kebun Menurut Persfektif Ekonomi Islam. ( Studi Kasus Pada Petani Karet Di Desa Muara Lembu Kecamatan Singingi). Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan kerjasama antara tenaga kerja migran dengan pemilk kebun karet didesa Muara Lembu, dan bagaimana pandangan ekonomi Islam tentang pelaksanaan kerjasama antara tenaga kerja migran dengan pemilik kebun di desa Muara Lembu Kecamatan Singingi. Penelitian ini adalah penelitian lapangan( Field Research), yang berlokasi di desa Muara Lembu Kecamatan Singinngi Kabupaten Kuantan Singingi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih jelas pelaksanaan perjanjian kerjasama antara tenaga kerja migran dengan pemilik kebun karet di desa Muara Lembu, dan untuk mengetahui pandangan ekonomi Islam tentang pelaksanaan kerjasama antara tenaga kerja migran dengan pemilik kebun di desa Muara Lembu Kecamatan Singingi. Untuk menjawab persoalan tersebut, maka terlebih dahulu dilakukan pengumpulan data yang berkenaan dengan pelaksanaan kerjasama antara tenaga kerja migran dengan pemilik kebun didesa Muara Lembu Kecamatan Singingi. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan angket. Serta data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Setelah data tersebut terkumpul, maka langkah selanjutnya menganalisa data dengan analisa deskriptif kualitatif. Dengan metode analisa deduktif, induktif, dan deskriptif. Dari hasil penelitian diketahui bahwa dalam kerjasama yang dilakukan pemilik kebun di desa Muara Lembu Kecamatan Singingi, sebelum mempekerjakan tenaga kerja migran kurang melakukan pengawasan. Sehingga tenaga kerja migran sebagai penggarap kebun karet yang tidak amanah menyerahkan kebun yang diserahkan pemilik kepadanya kepada tenaga kerja lain tanpa sepengetahuan dari pemilik kebun. Dengan cara seperti itu dapat merugikan pemilik kebun. Dan dalam pelaksanaan kerjasama yang dilakukan antara tenaga kerja migran dengan pemilik kebun karet didesa Muara Lembu yakni dalam perjanjian yang mereka lakukan tidak tertulis, sehingga banyak penyimpangan yang terjadi yakni terdapat kecurangan dalam pembagian hasil kebun, dan tidak adanya batas waktu dalam pelaksanaan perjanjian kerjasama. Akibatnya kebun karet dapat diambil oleh pemiliknya kapanpun dia suka. Begitu juga dengan tenaga kerja migran dapat membatalkan kejasama kapanpun dia suka. Pandangan ekonomi Islam terhadap pelaksanaan kerjasama antara tenaga kerja migran dengan pemilik kebun karet didesa Muara Lembu Kecamatan Singingi, dapat disimpulkan bahwa dalam pelaksanaan kerjasamanya menimbulkan unsur gharar (kesamaran). Idealnya pelaksanaan kerjasama dalam Islam yakni perjanjian hendaklah dibuat tertulis, dan mempunyai batas waktu. Dalam hal ini guna menghindari terjadinya penyimpangan dikemudian hari.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 26 Jan 2016 08:11
Last Modified: 26 Jan 2016 08:11
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/1954

Actions (login required)

View Item View Item