ANALISIS BEDA TETAP DAN BEDA SEMENTARA TERHADAP LAPORAN KEUANGAN MENURUT STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN DAN FISKAL PADA KOPERASI UNIT DESA “SEJAHTERA” KECAMATAN KUANTAN MUDIK KABUPATEN KUANTAN SINGINGI

MILLA YOLANDA, (2017) ANALISIS BEDA TETAP DAN BEDA SEMENTARA TERHADAP LAPORAN KEUANGAN MENURUT STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN DAN FISKAL PADA KOPERASI UNIT DESA “SEJAHTERA” KECAMATAN KUANTAN MUDIK KABUPATEN KUANTAN SINGINGI. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
1. COVER_2017596AKN.pdf

Download (293kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. PERSETUJUAN (1).pdf

Download (267kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. ABSTRAK (1).pdf

Download (197kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. KATA PENGANTAR (1).pdf

Download (353kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. DAFTAR ISI (1).pdf

Download (326kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. BAB I (1).pdf

Download (295kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. BAB II (1).pdf

Download (859kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. BAB III (1).pdf

Download (269kB) | Preview
[img] Text
9. BAB IV (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (324kB)
[img]
Preview
Text
10. BAB V (1).pdf

Download (500kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. DAFTAR PUSTAKA (1).pdf

Download (277kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Koperasi Unit Desa Sejahtera Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyusunan koreksi fiskal terhadap laporan keuangan Koperasi Sejahtera menurut perbedaan tetap dan perbedaan sementara dalam peraturan perpajakan dan untuk membandingkan besarnya Penghasilan Kena Pajak sebelum dan sesudah koreksi fiskal. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, yaitu dengan menganalisis tata cara serta penyajian Laporan Keuangan terutama Laporan Sisa Hasil Usaha Koperasi Unit Desa Sejahtera, kemudian membandingkan dengan Peraturan Perpajakan yaitu perbedaan tetap dan perbedaan sementara yang sesuai dengan Undang- Undang Pajak Penghasilan No 36 Tahun 2008 untuk diambil suatu kesimpulan. Jenis data yang digunakan penulis adalah data premier yaitu data- data yang diperoleh secara langsung dari pengurus dan karyawan koperasi. Sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh dari laporan yang telah disusun koperasi dalam bentuk yang sudah jadi berupa struktur organisasi, dan laporan keuangan. Hasil penelitian menemukan bahwa dalam Peraturan Perpajakan, ada penghasilan yang bersifat final dan ada beberapa biaya yang tidak boleh dikurangkan dengan Penghasilan bruto dalam menghitung besarnya Penghasilan Kena Pajak. Penghasilan dan biaya tersebut adalah Pendapatan Bunga bank, Biaya kain sarung dan dasar batik, Biaya lain- lain, Biaya pajak penghasilan, selain itu, adanya pengelompokan aktiva tetap berwujud yang akan mempengaruhi Penghasilan Kena Pajak. Ini dapat dilihat dari Penghasilan Kena Pajak menurut koperasi dan peraturan perpajakan yang berbeda, yaitu dari Rp246.029.811 menjadi Rp314.814.277. Sehingga ini akan mempengaruhi besarnya pajak penghasilan terutang dari koperasi. Kata kunci: Laporan keuangan, Koreksi fiskal, Beda tetap dan Beda sementara.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 650 Bisnis > 657 Akuntansi
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Akuntansi
Depositing User: Ms. Ernawati
Date Deposited: 04 Sep 2019 04:38
Last Modified: 04 Sep 2019 04:38
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/19098

Actions (login required)

View Item View Item