IMPLIKASI BAITUT TAMWIL MUHAMMADIYAH ( BTM ) TERHADAP PEDAGANG PASAR PAGI ARENGKA (STUDI DI PASAR PAGI ARENGKA PEKANBARU)

M. Ali Imron, (2011) IMPLIKASI BAITUT TAMWIL MUHAMMADIYAH ( BTM ) TERHADAP PEDAGANG PASAR PAGI ARENGKA (STUDI DI PASAR PAGI ARENGKA PEKANBARU). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_2011214.pdf

Download (483kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul : “IMLPIKASI BAITUT TAMWIL MUHAMMADIYAH TERHADAP PEDAGANG PASAR PAGI ARENGKA DI PASAR PAGI ARENGKA PEKANBARU”. Pada saat sekarang ini perkembangan lembaga keuangan baik konvensional maupun lembaga keuangan syari’ah bersaing sangat ketat. Untuk menawarkan jasa kepada konsumen, namun persyaratan dan tingkat bunga yang ditawarkan cukup tinggi, maka Baitut Tamwil Muhammadiyah pasar Arengka Pekanbaru hadir dengan peran memajukan perekonomian umat islam pada khususnya dan masyarakat pada umumnya yang terhindar dari praktek ribawi. Baitut Tamwil pasar Arengka Pekanbaru yang berlokasi di pasar Arengka Pekanbaru memusatkan usahanya ditengah- tengah para pedagang di pasar Arengka, serta mayoritas nasabah yang direkrut berasal dari pasar tersebut. Dimana salah satu visinya adalah meningkatkan dan mengembangkan ekonomi masyarakat menengah kebawah, dengan cara memberikan pembiayaan atau kredit, salah satunya adalah pembeayaan Murabahah. Adapun yang menjadi pembahasan adalah bagaimana minat para pedagang secara keseluruhan dan apa faktor-faktor yang mempengaruhi minat mereka terhadap Baitut Tamwil Muhammadiyah baik secara internal maupun faktor-faktor yang berasal dari luar Baitut Tamwil Muhammadiyah tersebut. Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana minat dan respon para pedagang terhadap keberadaan lembaga keuangan tersebut (BTM) yang berbaziskan syari’ah yang memberikan bantuan permodalan yang tentunya sangat dibutuhkan para pedagang yang kesulitan dalam pendanaan, serta apa apa saja yang menjadi faktor-faktor sehingga menimbulkan semangat serta mambangkitkan minat para pedagang untuk bergabung mejadi nasabah pada Baitut Tamwil Muhammadiyah tersebut. Penulis mengumpulkan data-data ini melalui penelitian lapangan di Baitut Tamwil Muhammadiyah dan di pasar pagi Arengka serta kelurahan dimana pasar tersebut berada dengan metode Observasi, Wawancara, dan penyebaran Angket serta library research. Adapun yang menjadi populasi penelitian ini adalah para pedagang pasar pagi Arengka sebanyak 500 orang pedagang yang sudah dewasa dengan teknik Randum sampling maka penulis mengambil sampel 25% dari populasi untuk dijadikan sampel , yaitu berjumlah 125 orang pedagang, serta pihak Baitut Tamwil Muhammadiyah yakni berjumlah 3 orang yaitu 1 orang menejer dan 2 orang karyawan selanjutnya 1 orang pengelola pasar, selanjutnya 1 orang karyawan kelurahan kelurahan sidomulyo timur. Dari penelitian yang telah dilakukan ditemukan bahwa minat pedagang pasar pagi arengka terhadap Baitut Tamwil Muhammadiyah pasar pagi Arengka pekanbaru sangat tinggi, yang dibuktikan dengan jawaban-jawaban responden melalui angket yang penulis berikan , dengan memperoleh rata- rata minat pedagang mencapai 76.8%. Faktor-faktor yang mempengaruhi minat pedagang pasar pagi arengka terhadap BTM di pasar pagi adalah: adanya prinsip- prinsip agamis yang syar’iyah yang diterapkan oleh BTM, tidak memakai sistem bunga, membebaskan pedagang dari rentenir, birokrasi yang tiak berbelit-belit (sederhana), adanya kebersamaan dalam mendapatkan keuntungan dan resiko yang dihadapi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 26 Jan 2016 03:09
Last Modified: 26 Jan 2016 03:09
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/1900

Actions (login required)

View Item View Item