POKOK-POKOK PENGEMBANGAN EKONOMI PADA MASA UMAR IBN AL-KHATTAB

Isra Fatimah Wati, (2011) POKOK-POKOK PENGEMBANGAN EKONOMI PADA MASA UMAR IBN AL-KHATTAB. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_201109.pdf

Download (336kB) | Preview

Abstract

Skripsi yang berjudul Pokok-pokok Pengembangan Ekonomi Pada Masa Umar Ibn al-Khattab ditulis dengan latar belakang bahwa pengembangan ekonomi merupakan hal pokok dalam mewujudkan kesejahteraan perekonomian umat. Pentingnya sistem ekonomi dalam tatanan sosial tak dapat dipungkiri. Ekonomi yang berlandaskan keuangan yang sehat akan membantu terciptanya negara yang kuat.yang kemudian dapat mencapai tujuan dari sistem ekonomi melalui perjuangan yang terus-menerus dari pemerintah dan rakyat sesuai dengan kemampuan yang ada. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apa saja peranan Umar ibn al-Khattab sebagai kepala pemerintahan dalam pengembangan ekonomi, kemudian apa saja yang menjadi tuntutan dalam pengembangan ekonomi pada masa Umar ibn al-Khatthab? Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja peranan Umar sebagai kepala pemerintahan dalam pengembangan ekonomi. Untuk mengetahui apa saja tuntutan-tuntutan dalam mengembangkan perekonomian pada masa kepemimpinan Umar ibn al-Khattab. Metode penelitian yang digunakan penulis ialah penelitian kepustakaan (library research), dan yang dijadikan sebagai data primer dalam penelitian ini adalah data yang di peroleh langsung dari sumber utama, yaitu buku yang di karang oleh DR. Jaribah Bin Ahmad al-Haritsi alih bahasa oleh H. Asmuni Solihan Zamakhsyari, Lc dengan judul Fiqh Ekonomi Umar Bin al-Khatab. Metode pengumpulan data yang digunakan penulis adalah Deskriptif. Dari penelaahan yang dilakukan penulis tentang pengembangan ekonomi pada masa Umar Ibn al-Khattab bahwa peranan Umar sebagai kepala negara dan pemerintahan dalam pengembangan ekonomi antara lain adalah 1) Merealisasikan kesejahteraan umat dan meningkatkan tingkat penghidupan umat adalah tuntutan dalam syari`ah. 2) Pengembangan ekonomi yang seimbang dan merata. 3) mengembangkan ekonomi merupakan ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. 4) Sesungguhnya politik pengembangan ekonomi yang berdampak pada bertambahnya pemasukan itu menjadi tidak benar jika berakibat terhadap rusaknya nilai-nilai dan prinsip Islam. Dan 5) pengembangan ekonomi tidak boleh terlepas dari prinsip dan aturan syari`ah. Adapun pokok-pokok pengembangan ekonomi pada masa Umar Ibn Al-Khattab adalah 1) melakukan sistematisasi dalam pemberlakuan pungutan jizyah kepada ahlu dzimmah, 2) menghentikan pembagian zakat kepada muallaf, 3) restrukturisasi sumber dan sistem ekonomi baru yang belum pernah ada sebelumnya, 4) memungut zakat atas kuda yang oleh Rasulullah SAW dibebaskan dari zakat, 5) membentuk dewan-dewan, baitul mal, membuat dokumen-dokumen negara, dan merancang sistem yang mampu menggerakkan ekonomi, baik produksi maupun distribusi, 6) tidak mendistribusikan tanah takhlukan di Irak kepada para prajurit, tapi membiarkannya sebagai amanah, dan 7) menambah pemasukan keuangan negara dari banyaknya ghanimah atas kemenangan perang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 26 Jan 2016 02:50
Last Modified: 26 Jan 2016 02:50
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/1894

Actions (login required)

View Item View Item