PELAKSANAAN PENERAPAN DENDA PADA PEMBIAYAAN BERMASALAH DI PT. BANK PERKREDITAN RAKYAT SYARI’AH (BPRS) BERKAH DANA FADHLILLAH AIRTIRIS MENURUT HUKUM ISLAM

Ratih Purwasih, (2010) PELAKSANAAN PENERAPAN DENDA PADA PEMBIAYAAN BERMASALAH DI PT. BANK PERKREDITAN RAKYAT SYARI’AH (BPRS) BERKAH DANA FADHLILLAH AIRTIRIS MENURUT HUKUM ISLAM. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2010_201124.pdf

Download (337kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul : Pelaksanaan Penerapan Denda pada Pembiayaan Bermasalah di PT. Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS ) Berkah Dana Fadhlillah Airtiris Menurut Hukum Islam. Pelaksanaan Penerapan Denda merupakan hal yang baru yang di gunakan oleh Lembaga Keuangan Syari’ah dalam mengatasi pembiayaan bermasalah. Dalam era modren ini persoalan penerapan denda begitu dipertanyakan seiring mungkin banyaknya lembaga- lembaga keuangan seperti bank, koperasi, dan BPRS serta lembaga keuangan lainnya yang menjanjikan bentuk kerja sama yang lebih mudah, halal dan terpercaya. Penelitian ini adalah penelitian lapangan yang dilakukan di PT.Bank Perkreditan Rakyat Syari’ah Berkah Dana Fadhlillah Airtiris. Sumber data yang penulis gunakan adalah sumber data primer yaitu data yang di peroleh secara langsung dari pihak PT. Bank Perkreditan Rakyat Syariah Berkah Dana Fadhlillah Airtiris dan nasabah yang mengambil fasilitas pembiayaan bermasalah pada Bank tersebut, dan sumber data sekunder yaitu data yang diperoleh dari informasi- informasi yang bersangkutan dengan penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan penerapan denda pada pembiayaan bermasalah, dan bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap pelaksanaan penerapan denda pada pembiayaan bermasalah di PT. BPR Syariah Berkah Dana Fadhlillah Airtiris.Dalam penelitian ini, metode pengumpulan data yang dipergunakan adalah secara obsevasi, wawancara, dan angket. Setelah data terkumpul penulis melakukan analisa data dengan menggunakan deskriptif, dengan metode penulisan deduktif, induktif, dan deskriftif. Setelah penelitian ini dilakukan dan dianalisa, dapat kita ketahui bahwa hukum Islam memberi kewenangan melaksanakan penerapan denda selama sesuai dengan ketentuan dan prinsip yang telah ditentukan hukum Islam.Bahwasa nya penerapan denda harus didasarkan pada prinsip yaitu al- Qur’an dan Sunnah, yaitu pihak PT.Bank Perkreditan Rakyat Syari’ah Berkah Dana Fadhlillah Airtiris dalam hal ini memberi kelonggaran dalam menangani pembiayaan bermasalah karena adanya halangan dalam usaha, sedangkan sanki denda atas pembiayaan bermasalah yaitu bagi orang yang mampu tetapi menunda-nunda pembayaran. Begitu juga dalam menggunakan dana hasil denda lebih di prioritas kan untuk kepentingan umum dan pelaksanaan akadnya sesuai dengan hukum Islam

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 26 Jan 2016 01:42
Last Modified: 26 Jan 2016 01:42
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/1852

Actions (login required)

View Item View Item