TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PELAKSANAAN ARISAN QURBAN IDUL ADHA DI DUSUN MERANTI KAMPUNG SEMINAI, SIAK

M. Hafiz Saputra, - (2019) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PELAKSANAAN ARISAN QURBAN IDUL ADHA DI DUSUN MERANTI KAMPUNG SEMINAI, SIAK. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
1. COVER.pdf

Download (355kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. PENGESAHAN.pdf

Download (321kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. ABSTRAK.pdf

Download (319kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. KATA PENGANTAR.pdf

Download (419kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. DAFTAR ISI.pdf

Download (334kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. BAB I.pdf

Download (552kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. BAB II.pdf

Download (426kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. BAB III.pdf

Download (767kB) | Preview
[img] Text
9. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (632kB)
[img]
Preview
Text
10. BAB V.pdf

Download (319kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (385kB) | Preview

Abstract

Ibadah Kurban merupakan salah satu ibadah taqarrub, kata qurban sendiri berasal dari kata “qaruba” yang mempunyai arti dekat. Umat Islam yang beriman memanisfastasikan ayat al-Qur’an surat al-Kaustar ayat 1-3 yang menerangkan tentang kenikmatan yang akan diberikan oleh Allah SWT pada hambanya yang mau menjalankan sholat dan berkurban. Realita di lapangan menunjukkan bahwa biaya pembelian hewan kurban dirasa ringan bagi kalangan ekonomi ke atas. Sedangkan masyarakat ekonomi menengah ke bawah merasa ibadah kurban masih cukup tinggi. Dan ditambah dengan kurangnya kesadaran pribadi tiap individu terhadap pentingnya berqurban, maka terbentuklah arisan qurban di Dusun Meranti Kampung Seminai, Siak ini. Arisan adalah merupakan salah satu media tolong menolong dalam kehidupan bermasyarakat. Meskipun arisan dijadikan sebagai media tolong menolong, tetap harus memenuhi asas-asas mu’amalat yaitu mendatangkan manfaat, keadilan, dan kerelaan. Arisan di Dusun Meranti Kampung Seminai, Siak adalah arisan dengan cara menyetorkan uang yang telah ditentukan di awal pelaksanaannya pada setiap anggota arisan sekitar Rp75.000 sampai Rp100.000 tiap bulannya. Yang kemudian oleh panitia atau pengurus arisan akan menggunakan uang tersebut utuk membeli hewan qurban dan memberikannya kepada anggota yang mendapatkan giliran berqurban pada tahun itu. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, penulis melakukan pengamatan langsung ke lokasi penelitian, teknik pengumpulan data selanjutnya dengan metode wawancara dengan tokoh agama, pengurus arisan dan anggota arisan qurban, serta metode studi pustaka. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan, mekanisme yang diterapkan dalam arisan qurban di Dusun Meranti Kampung Seminai, Siak sah dan boleh dilakukan karena bersifat tolong menolong serta meningkatkan kesadaran kepada masyarakat untuk berqurban, sedangkan akad dalam arisan kurban di Dusun Meranti Kampung Seminai, Siak ini menggunakan akad utang piutang (qard), akad ini sudah memenuhi rukun dan syarat qard jadi boleh dilakukan karena tidak bertentangan dengan hukum Islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Ari Eka Wahyudi
Date Deposited: 27 Aug 2019 02:53
Last Modified: 27 Aug 2019 02:53
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/18344

Actions (login required)

View Item View Item