PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PELAJARAN SAINS MATERI GAYA MAGNET DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROBLEM SOLVING (PEMECAHAN MASALAH) DI KELAS V SDN 024 TAMPAN PEKANBARU

Sandina Nurlesy, (2011) PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PELAJARAN SAINS MATERI GAYA MAGNET DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROBLEM SOLVING (PEMECAHAN MASALAH) DI KELAS V SDN 024 TAMPAN PEKANBARU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_2011750.pdf

Download (415kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (class action reseach). berdasarkan hasil pengamatan di SD Negeri 024 Tampan ditemui beberapa gejala- gejala atau fenomena dalam proses belajar mengajar, yang menunjukkan rendahnya hasil belajar siswa, diantaranya: hasil belajar yang diperoleh siswa belum optimal, terlihat dari nilai raport khususnya pada pelajaran sains, dari 35 orang siswa, hanya sekitar 15 orang siswa yang memperoleh nilai diatas 65 yang telah ditentukan dan sisanya 20 orang belum mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang ditetapkan. Kemudian siswa sulit memahami materi yang disampaikan oleh guru di kelas, terlihat bahwa lebih dari 15 siswa jarang menjawab pertanyaan yang diberikan oleh gurunya. Hal ini menunjukan bahwa hasil belajar siswa masih tergolong rendah terutama pada mata pelajan sains. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa maka pada penelitian ini digunakan metode problem solving dalam pelajaran sains siswa kelas V di SD Negeri 024 Tampan. adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: apakah penggunaan metode problem solving dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pelajaran sains kelas V SDN 024 Tampan Pekanbaru Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dan tiap siklus dilakukan dalam tiga kali pertemuan. Agar penelitian tindakan kelas ini berhasil dengan baik tanpa hambatan yang mengganggu kelancaran penelitian, peneliti menyusun tahapan- tahapan yang dilalui dalam penelitian tindakan kelas, yaitu: 1) perencanaan/persiapan tindakan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat diketahui bahwa terjadinya peningkatan hasil belajar siswa dalam pelajaran sains. Sebelum dilakukan tindakan rata-rata klasikal nilai siswa adalah 54,3. Pada siklus I hasil belajar siswa dikategorikan sedang dengan rata-rata persentase 61,4. Sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar siswa dengan kategori baik dengan rata- rata persentase 73,4 dengan demikian penggunaan metode problem solving dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN 024 Tampan Pekanbaru pada pelajaran Sains.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 372 Pendidikan Dasar > 372.2 Sekolah Dasar, SD
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 25 Jan 2016 07:34
Last Modified: 25 Jan 2016 07:34
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/1824

Actions (login required)

View Item View Item