PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN MELALUI METODE KNOW-WANT-LEARN (KWL) PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV SDN 021 KUALU KABUPATEN KAMPAR

Yenra Warningsih, (2011) PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN MELALUI METODE KNOW-WANT-LEARN (KWL) PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV SDN 021 KUALU KABUPATEN KAMPAR. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_2011710.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Hanya 10 orang dari 23 siswa yang mampu memahami teks bacaan dalam sebuah cerita, sulitnya siswa menemukan kalimat yang penting dalam sebuah cerita, hal ini terlihat apabila diberikan tugas ulangan harian, hanya sebagian kecil siswa sulit untuk menjawabnya, kemudian sulitnya siswa menyimpulkan isi sebuah cerita, hal ini terlihat apabila diminta untuk menyimpulkan isi sebuah cerita hanya sebagian kecil siswa yang dapat menyimpulkan isi sebuah cerita. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana peningkatan kemampuan membaca pemahaman pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas Kelas IV SDN 021 Kualu Kabupaten Kampar melalui metode Know-Want-Learn (KWL). Agar penelitian tindakan kelas ini berhasil dengan baik tanpa hambatan yang mengganggu kelancaran penelitian, peneliti menyusun tahapan-tahapan yang dilalui dalam penelitian tindakan kelas, yaitu: 1) Perencanaan/persiapan tindakan, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Observasi, dan 4) Refleksi. Berhasilnya penerapan metode Know-Want-Learn (KWL) pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, diketahui dari adanya peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dari sebelum tindakan, siklus I, dan siklus II. Pada sebelum tindakan kemampuan membaca pemahaman siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia hanya mencapai persentase 57,3% dengan kategori “Kurang Mampu”, karena 57,3% berada pada rentang 55% - 69%. Pada siklus I kemampuan membaca pemahaman siswa tergolong “Kurang Mampu”, karena 66,8% berada pada rentang 55%-69%. Setelah diperbaiki pada siklus II kemampuan membaca pemahaman siswa meningkat menjadi 80.0% dengan ketegori “Sangat Mampu”, karena sebagian siswa berada pada rentang 80%-100%. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan melalui melalui metode Know-Want-Learn (KWL), maka akan dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman pada pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas Kelas IV SDN 021 Kualu Kabupaten Kampar.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 372 Pendidikan Dasar > 372.2 Sekolah Dasar, SD
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 25 Jan 2016 06:57
Last Modified: 25 Jan 2016 06:57
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/1817

Actions (login required)

View Item View Item