MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KUMON PADA MATERI MENGHITUNG VOLUM BANGUN RUANG SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 022 SENAPELAN KECAMATAN SENAPELAN KOTA PEKANBARU

Nur Azizah, (2011) MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KUMON PADA MATERI MENGHITUNG VOLUM BANGUN RUANG SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 022 SENAPELAN KECAMATAN SENAPELAN KOTA PEKANBARU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_2011671.pdf

Download (537kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika dengan penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe Kumon siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 022 Senapelan Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah dengan penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe kumon pada materi menghitung volum bangun ruang dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 022 Senapelan Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V berjumlah 24 orang yang terdiri dari 14 siswa putra dan 10 siswa putri. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe kumon untuk meningkatkan hasil belajar matematika. Agar penelitian tindakan kelas ini berhasil dengan baik tanpa hambatan yang mengganggu kelancaran penelitian, peneliti menyusun tahapan-tahapan yang dilalui dalam penelitian tindakan kelas, yaitu: 1) Perencanaan/persiapan tindakan, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Observasi, dan 4) Refleksi. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan adanya peningkatan hasil belajar siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 022 Senapelan Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru dari sebelum tindakan, siklus I dan siklus II. Pada sebelum tindakan siswa yang tuntas sebanyak 14 (58,33%), sedangkan pada siklus pertama meningkat menjadi 17 orang siswa atau ketuntasan telah mencapai 70,83%. Walaupun ketuntasan siswa meningkat dari sebelum tindakan ke siklus I, namun secara klasikal atau secara keseluruhan hasil belajar siswa belum 75% mencapai KKM yang telah ditetapkan yaitu 60, secara individu sebagian masih ada siswa yang tidak tuntas. Setelah dilakukan tindakan perbaikan yaitu pada siklus II ternyata ketuntasan siwa mencapai 22 orang siswa atau dengan persentase 91,67%. Artinya hasil belajar siswa telah 75% mencapai KKM yang telah ditetapkan, yaitu 60.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 372 Pendidikan Dasar > 372.2 Sekolah Dasar, SD
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 25 Jan 2016 06:42
Last Modified: 25 Jan 2016 06:42
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/1809

Actions (login required)

View Item View Item