PEMBUATAN BIOBRIKET DARI GAMBUT DAN AMPAS TEBU (Saccharum oficinarum) SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF SERTA IMPLEMENTASINYA PADA MATERI ILMU KIMIA DAN PERANANNYA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS

LISA MARIATI, 11217202478 (2017) PEMBUATAN BIOBRIKET DARI GAMBUT DAN AMPAS TEBU (Saccharum oficinarum) SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF SERTA IMPLEMENTASINYA PADA MATERI ILMU KIMIA DAN PERANANNYA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
1. COVER.pdf

Download (314kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. PENGESAHAN.pdf

Download (544kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. ABSTRAK.pdf

Download (537kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. KATA PENGANTAR.pdf

Download (543kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. DAFTAR ISI.pdf

Download (258kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. BAB I.pdf

Download (756kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. BAB II.pdf

Download (781kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. BAB III.pdf

Download (628kB) | Preview
[img] Text
9. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (664kB)
[img]
Preview
Text
10. BAB V.pdf

Download (333kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (467kB) | Preview

Abstract

Kebutuhan manusia akan penggunaan bahan bakar fosil semakin meningkat namun sumbernya terbatas sehingga dibutuhkan sumber energi alternatif yang dapat diperbaharui. Sumber bahan bakar yang dapat diperbaharui salah satunya biomassa. Biomassa dapat menjadi bahan bakar dalam bentuk biobriket. Pemanfaatan biobriket sebagai bahan bakar didasarkan atas kandungan karbon yang terdapat pada biomassa seperti gambut dan ampas tebu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas biobriket sebagai bahan bakar dan sebagai sumber belajar di sekolah menengah atas. Biobriket dibuat dengan variasi komposisi massa gambut dan ampas tebu (g: g) yaitu 40: 0, 30: 10, 20: 20, 10: 30, 0: 40. Biobriket dibuat menggunakan perekat kanji sebesar 20 g. Kualitas biobriket yang diuji adalah kadar air, kadar abu, volatile matter, fixed carbon, nilai kalor dan lama nyala. Pada uji kadar air semua biobriket memenuhi standar SNI yaitu 40G: 0AT, 30G: 10AT, 20G: 20AT, 10G: 30AT, 0G: 40AT dengan nilai berturut-turut 5,2%; 5,07%; 4,27%; 3,93%; 2,33%. Pada kadar abu hanya 2 biobriket memenuhi standar SNI yaitu 10G: 30AT, 0G: 40AT dengan nilai 6,33% dan 3,83 %. Semua biobriket yang dihasilkan mempunyai nilai volatile matter dan fixed carbon yang belum memenuhi standar SNI dengan adanya penambahan arang ampas tebu. Pada nilai kalor hanya 4 biobriket memenuhi standar SNI yaitu 30G: 10AT, 20G: 20AT, 10G: 30AT, 0G: 40AT dengan nilai 5002 cal/g, 5357 cal/g, 5986 cal/g, 6198 cal/g. Pada lama nyala biobriket mengalami kenaikan dengan adanya penambahan arang ampas tebu. Pembuatan biobriket dari gambut dan ampas tebu sebagai sumber belajar pada materi ilmu kimia dan peranannya sebesar 93,33 % dikategorikan sangat baik. Kata kunci : Biobriket, Gambut, Ampas Tebu, Uji Kualitas, Sumber Belajar

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Kimia
Depositing User: maryati -
Date Deposited: 20 Aug 2019 04:19
Last Modified: 20 Aug 2019 04:19
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/17715

Actions (login required)

View Item View Item