Eksistensi Saksi Non Muslim Sebagai Alat Bukti Dalam Persidangan di Pengadilan Agama Pekanbaru

Ahmad Soleh Hasibuan, (2018) Eksistensi Saksi Non Muslim Sebagai Alat Bukti Dalam Persidangan di Pengadilan Agama Pekanbaru. Thesis thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
1. 2018111THK_COVER.pdf

Download (293kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. 2018111THK_PENGESAHAN AHMAD SOLEH.pdf

Download (287kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. 2018111THK_KATA PENGANTAR.pdf

Download (504kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. 2018111THK_DAFTAR ISI.pdf

Download (313kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. 2018111THK_ABSTRAK.pdf

Download (369kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. 2018111THK_BAB I.pdf

Download (457kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. 2018111THK_BAB II.pdf

Download (600kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. 2018111THK_BAB III.pdf

Download (348kB) | Preview
[img] Text
9. 2018111THK_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (691kB)
[img]
Preview
Text
10. 2018111THK_BAB V.pdf

Download (315kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. 2018111THK_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (335kB) | Preview

Abstract

Dalam perjalan sejarah dapat kita ketahui bahwa hidup manusia itu dipengaruhi dan terikat oleh keadaan lingkungan yang biasanya disebut hidup bermasyarakat, dan sampai saat ini manusia untuk mempertahankan hidupnya memerlukan pergaulan satu sama lain. Baik pergaulan laki-laki dengan perempuan, Islam dengan non Islam maupun pergaulan antar bangsa dan berbagai negara. Sistem hukum disetiap masyarakat memiliki sifat, karakter, dan ruang lingkupnya sendiri, termasuk di kota Pekanbaru sendiri. Seperti halnya kasus terjadinya pertengkaran antara suami istri dalam suatu rumah tangga yang hidup dikawasan perumahan, kebetulan yang menyaksikan adalah tetangganya yang beragama non muslim, penganiayaan seorang suami terhadap istrinya kemuadian dilakukan visum oleh dokter non muslim. Jika kesaksian mereka tidak dapat diterima, padahal saksi tersebut yang kebetulan melihat secara langsung peristiwaperistiwa yang dijadikan dalil gugatannya, maka para pihak yang berperkara akan merasa dirugikan dan menganggap diperlakukan tidak adil, bahkan para hakim pun akan mengalami kendala dalam menyelesaikan perkara tersebut. Fokus kajian penelitian ini adalah tentang eksistensi saksi non muslim sebagai alat bukti dalam persidangan di Pengadilan Agama Pekanbaru. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), Lokasi penelitan ini Pengadilan Agama Pekanbaru, Kota Pekanbaru, Riau. Analisis data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, artinya data yang diperoleh dipaparkan secara deskriptif dan analisa secara kualitatif. Sumber data primer bersumber dari dokumen putusan Pengadilan Agama Pekanbaru, selanjutnya hasil wawancara dengan hakim Pengadilan Agama Pekanbaru. Data skunder kitab-kitab Fiqih dan peraturan perundang-undangan. Hasil Penelitian ini adalah Dasar hukum yang dijadikan ole Hakim Pengadilan Agama Pekanbaru dalam memutuskan perkara yang saksinya non muslim adalah Pasal 169-172 atau Pasal 306-309 Rgb dan 1985-1908 BW, Pasal 54 UU No. 7 Tahun 1989 jo. Pasal 54 UU No. 3 Tahun 2006 jo. Pasal 54 UU No. 50 Tahun 2009 serta Pasal 5 (1) UU No. 4 Tahun 2004. Para Hakim di Pengadilan Agama Kelas I A Pekanbaru, kesaksian non muslim di Pengadilan Agama sepakat membolehkan non muslim sebagai saksi dalam persidangan di Pengadilan Agama berdasarkan hukum acara yang tidak mengaturnya serta karena kondisi saat ini masyarakat sudah membaur dalam segala bidang

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: 200 Agama
Divisions: Program Pascasarjana > S2 > Hukum Keluarga
Depositing User: Ms. Melda Fitriana
Date Deposited: 16 Aug 2019 07:03
Last Modified: 16 Aug 2019 07:03
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/17446

Actions (login required)

View Item View Item