ANALISIS PERTIMBANGAN HUKUM DALAM PENYELESAIAN SENGKETA HARTA BERSAMA DALAM PERKARA NOMOR:0114/PDT.G/2016/ PA.PEKANBARU

AL-ANSHARI YAHYA, (2018) ANALISIS PERTIMBANGAN HUKUM DALAM PENYELESAIAN SENGKETA HARTA BERSAMA DALAM PERKARA NOMOR:0114/PDT.G/2016/ PA.PEKANBARU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
1. COVER__2018474AH.pdf

Download (233kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. PENGESAHAN__2018474AH.pdf

Download (329kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. ABSTRAK__2018474AH.pdf

Download (119kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. KATA PENGANTAR__2018474AH.pdf

Download (306kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. DAFTAR ISI__2018474AH.pdf

Download (193kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. BAB I__2018474AH.pdf

Download (412kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. BAB II__2018474AH.pdf

Download (360kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. BAB III__2018474AH.pdf

Download (574kB) | Preview
[img] Text
9. BAB IV__2018474AH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (358kB)
[img]
Preview
Text
10. BAB V__2018474AH.pdf

Download (268kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. DAFTAR PUSTAKA__2018474AH.pdf

Download (326kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Penyelesaian Sengketa Harta Bersama dalam Perkara Nomor: 0114/Pdt.G/2016/PA.Pekanbaru. Pada Pengadilan Agama kota Pekanbaru, ditemukan sebuah putusan Hakim mengenai Harta Bersama. Diawali dengan gugatan yang diajukan oleh Penggugat (Istri) mengenai beberapa harta yang dianggapnya adalah Harta bersama. Kemudian berlanjut dengan jawaban dari Tergugat (Suami) tentang harta tersebut bahkan menuntut dengan harta yang baru yang menurut beliau harta tersebut adalah harta bawaan beliau. Serta di dalam harta yang mereka persengketakan tersebut ada harta yang sudah bercampur antara harta bawaan dan harta bersama antara Penggugat dan Tergugat. Dan pada akhir putusan tersebut, hakim memutuskan bahwa harta-harta tersebut menjadi harta bersama antara kedua belah pihak. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah, yang pertama bagaimana kedudukan harta dalam sengketa harta bersama perkara nomor : 0114/Pdt.G/2016/PA.Pbr tersebut, serta bagaimana analisis terhadap pertimbangan Hakim dalam memutuskan sengketa harta bersama tersebut. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kepustakaan (library research), dan data tersebut berupa salinan putusan yang diambil di Pengadilan Agama Pekanbaru. Data sekundernya berasal dari buku-buku yang berkaitan dengan Hukum Acara pada Pengadilan Agama serta buku-buku yang dianggap perlu untuk menunjang penelitian tersebut. Hasil dari penelitian ini adalah yang pertama mengenai status kedudukan harta-harta yang dipersengketakan tersebut telah sesuai dengan teori yang berkaitan dengan harta bersama dan harta bawaan seperti apa yang dinyatakan oleh masing-masing pihak tentang harta-harta tersebut. Akan tetapi pada proses pembuktian, Tergugat tidak bisa menunjukkan bukti-bukti yang kuat terhadap harta yang beliau kemukakan, sehingga hakim pun menimbang dari hal tersebut menjadi sesuatu yang tidak bisa untuk dikabulkan, dan dapat membuat harta tersebut menjadi harta bersama kedudukannya. Serta adanya ketetapan khusus mengenai satu harta yang kedudukannya sudah tercampur antara harta bawaan dan harta bersama yang mengakibatkan hakim harus memerintahkan Tergugat menyerahkan setengah dari harga harta bersama tersebut, dan menurut penulis, hal tersebut sudah semestinya dilakukan oleh Hakim. Mengenai analisis terhadap pertimbangan Hakim dalam memutuskan perkara harta bersama ini penulis dapat menyimpulkan bahwa Hakim telah melakukan hal yang semestinya, sesuai dengan peraturan yang mengatur tentang status harta bersama yang terdapat dalam UU Perkawinan no.1 tahun 1974.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: Mrs Rina Amelia -
Date Deposited: 15 Aug 2019 08:19
Last Modified: 15 Aug 2019 08:19
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/17374

Actions (login required)

View Item View Item