PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEBAK KATA MATA PELAJARAN SAINS MATERI BUMI DAN ALAM SEMESTA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR NEGERI 035 PENYASAWAN KECAMATAN KAMPAR KABUPATEN KAMPAR

Misna Wati, (2011) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEBAK KATA MATA PELAJARAN SAINS MATERI BUMI DAN ALAM SEMESTA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR NEGERI 035 PENYASAWAN KECAMATAN KAMPAR KABUPATEN KAMPAR. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_2011181.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa. Sebagian siswa belum menunjukkan adanya motivasi dalam belajar, cenderung diam dan tidak ada keinginan bertanya. Anak kurang termotivasi dalam mengikuti pelajaran, hal ini tampak dari kegiatan anak yang sibuk seperti, melamun, dan bercerita dengan teman sebangkunya, berdasarkan fenomena di atas, peneliti merumuskan masalah : Bagaimanakah penggunaan model pembelajaran tebak kata dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas II SDN 035 Penyasawan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus, tiap siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan/tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar sains siswa kelas II SDN 035 Penyasawan melalui model pembelajarn tebak kata. Dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran sains dilakukan PTK dengan menggunakan model pembelajaran tebak kata. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui observasi, sedangkan teknik analisa data adalah secara deskriptif melalaui perihitungan berdasarkan frekuensi masing-masing item observasi. Yang terdiri dari 8 indikator yaitu : 1. Siswa tekun menghadapi tugas dengan selalu melaksanakan tugas yang diberikan; 2. Siswa ulet dalam menghadapi kesulitan (tidak lekas putus asa); 3. Siswa menunjukkan minat dengan memperhatikan penjelasan guru, dan sikap yang atusias dalam belajar, serta serius dalam belajar dan tidak main-main ketika sedang belajar; 4. Siswa lebih senang bekerja mandiri; 5. Siswa cepat bosan pada tugas-tugas yang rutin; 6. Siswa dapat mempertahankan pendapatnya (kalau sudah yakin akan sesuatu); 7. Siswa tidak mudah melepaskan hal yang diyakini itu; 8. Siswa senang mencari dan memecahkan masalah soal- soal/Siswa senang bertanya. Dari observasi ini diperoleh hasil bahwa motivasi belajar siswa kelas II SDN 035 Penyasawan pada mata pelajaran sains di nyatakan dalam kategori “Baik” dengan persentase 71,5%. Dimana pada sebelum tindakan dihasilkan angka persentase 51,5% pada siklus I di hasilkan angka persentase 58,5%, pada siklus II dihasilkan angka 70% dan pada siklus III di hasilkana angka 71,5%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 372 Pendidikan Dasar > 372.2 Sekolah Dasar, SD
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 25 Jan 2016 02:27
Last Modified: 25 Jan 2016 02:27
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/1712

Actions (login required)

View Item View Item