ANALISIS KETIDAK SEIMBANGAN BEBAN PADA TRANSFORMATOR DISTRIBUSI DIPENYULANG EXPRESSPT. PLN (PERSERO) RAYON DURI

WAHYU DICKY HIDAYAT, (2018) ANALISIS KETIDAK SEIMBANGAN BEBAN PADA TRANSFORMATOR DISTRIBUSI DIPENYULANG EXPRESSPT. PLN (PERSERO) RAYON DURI. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
1. COVER_2018150TE.pdf

Download (125kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. PENGESAHAN_2018150TE.pdf

Download (642kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. ABSTRAK_2018150TE.pdf

Download (174kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. KATA PENGANTAR_2018150TE.pdf

Download (269kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. DAFTAR ISI_2018150TE.pdf

Download (294kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. BAB I_2018150TE.pdf

Download (394kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. BAB II_2018150TE.pdf

Download (907kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. BAB III_2018150TE.pdf

Download (414kB) | Preview
[img] Text
9. BAB IV_2018150TE.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (634kB)
[img]
Preview
Text
10. BAB V_2018150TE.pdf

Download (180kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. DAFTAR PUSTAKA_2018150TE.pdf

Download (202kB) | Preview

Abstract

Transformator distribusi merupakan suatu komponen yang sangat penting dalam penyaluran tenaga listrik dari gardu distribusi ke konsumen. Dalam sistem 3 fasa ketidak seimbangan beban transformator sering terjadi. Hal ini terjadi karena adanya selisih atau perbedaan arus yang sangat jauh pada salah satu fasa. Di penyulang express terjadi beban puncak terbesar diantara penyulang lainnya yang ada di PT PLN (persero) Rayon Duri yaitu sebesar 282 A siang hari dan 326 A malam hari. Setelah dilakukan analisa penyebab terjadinya beban pucak pada penyulang express karena adanya ketidak seimbangan beban pada transformator distribusi. Dalam menganalisis ketidak seimbangan beban penelitian ini menggunakan metode komponen simetris. Hasil dari analisis ialah ketidak seimbangan beban terjadi pada trafo 7 yaitu sebesar 33,6% pada siang hari. hal ini terjadi karena trafo 7 mengalami adanya selisih atau perbedaan arus yang sangat jauh di salah satu fasanya. Rugi-rugi daya terjadi pada trafo 6 yaitu sebesar 19,5% siang hari dan 22,6% malam hari dan sudah melebihi standar yang telah ditentukan SPLN 50:1997 yaitu rugi daya tidak melebihi 2,0%. Hal ini terjadi karena adanya ketidak seimbangan beban arus yang masuk di penghantar netral trafo sehingga menyebabkan rugi-rugi daya pada trafo dan dapat mengurangi efisiensi pada trafo. Kata Kunci: Ketidak seimbangan Beban, Arus Netral, Rugi-rugi Daya, Efisiensi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Elektro
Depositing User: Ms. Nilam Badriyah
Date Deposited: 29 Jul 2019 04:07
Last Modified: 29 Jul 2019 04:07
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/16896

Actions (login required)

View Item View Item