SISTEM PENILAIAN KEAMANAN INFORMASI MENGGUNAKAN STANDAR ISO/IEC 27001 BERDASARKAN ASPEK SMART GOVERNANCE(Studi Kasus : Diskominfotik Provinsi Riau)

RIANDER HANIF, (2018) SISTEM PENILAIAN KEAMANAN INFORMASI MENGGUNAKAN STANDAR ISO/IEC 27001 BERDASARKAN ASPEK SMART GOVERNANCE(Studi Kasus : Diskominfotik Provinsi Riau). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
1. COVER_2018558TIF.pdf

Download (192kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. PENGESAHAN_2018558TIF.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. ABSTRAK_2018558TIF.pdf

Download (177kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. KATA PENGANTAR_2018558TIF.pdf

Download (188kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. DAFTAR ISI_2018558TIF.pdf

Download (145kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. BAB I_2018558TIF.pdf

Download (195kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. BAB II_2018558TIF.pdf

Download (531kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. BAB III_2018558TIF.pdf

Download (402kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9. BAB IV_2018558TIF.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text
10. BAB V_2018558TIF.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
11. BAB VI_2018558TIF.pdf

Download (150kB) | Preview
[img]
Preview
Text
12. DAFTAR PUSTAKA_2018558TIF.pdf

Download (176kB) | Preview

Abstract

Rancang bangun sistem penilaian keamanan informasi menggunakan standar ISO/IEC 27001 berdasarkan aspek smart governance yaitu dari segi kebijakan, perencanaan, kelembagaan, infrastruktur dan aplikasi dengan studi kasus di Diskominfotik Provinsi Riau. Saat ini, permasalahan keamanan informasi menjadi sorotan penting disetiap instansi.Dengan menggunakan sistem penilaian keamanan informasi diharapkan dapat melakukan penilaian resiko dan uji tingkat kematangan kontrol keamanan. Data penelitian diperoleh dari hasil wawancara secara terstruktur dan observasi langsung. Hasil penilaian resiko dari total 45 asset yang dikategorikan sebagai: dokumen, perangkat lunak, perangkat keras dan asset pendukung. Maka, diperoleh level nilai resiko dari 11 asset (low risk), 19 asset (medium risk) dan 15 asset (high risk). Untuk kriteria penerimaan resiko 19 asset (risk acceptance), 19 asset (risk reduction), 7 asset (risktransfer) dan 0 asset (risk avoidance). Sedangkan untuk uji tingkat keamatangan menggunakan CMMI, diperoleh hasil tingkat kematangan dari klausul 5 adalah 3.2 (level 3), klausul 6 adalah 4.2 (level 4), klausul 8 adalah 4.7 (level 4), klausul 10 adalah 4.5(level 4), klausul 12 adalah 4.0 (level 4) dan klausul 13 adalah 4.4 (level 4). Dari hasil sistem penilaian keamanan informasi dapat dijadikan pedoman dalam merancang dan mengimplementasikan sistem keamanan informasi yang lebih baik dari kondisi yang seharusnya. Kata Kunci: CMMI (Capability Maturity Model Integration), ISO/IEC 27001, Risk Assessment, Smart Governance.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Informatika
Depositing User: Ms. Nilam Badriyah
Date Deposited: 25 Jul 2019 03:37
Last Modified: 25 Jul 2019 03:37
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/16748

Actions (login required)

View Item View Item