Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

PENGARUH MODAL KERJA DAN PERPUTARAN MODAL KERJA TERHADAP RETURN ON EQUITY ( ROE ) PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA ( BEI )

LAILA RAHMAWATI (2012) PENGARUH MODAL KERJA DAN PERPUTARAN MODAL KERJA TERHADAP RETURN ON EQUITY ( ROE ) PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA ( BEI ). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIEF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text
2012_2012346MEN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Modal kerja dan perputaran modal kerja sangat penting untuk meningkatkan kemampuan perusahaan dalam memperoleh keuntungan, karena dengan modal kerja dan tingkat perputarannya yang tinggi perusahaan dapat beroperasi dan menutup pengeluaran dan biaya yang ada di perusahaan. Permasalahan yang akan diungkap dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pengaruh modal kerja dan perputaran modal kerja terhadap Return On Equity pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh modal kerja dan perputaran modal kerja terhadap Return On Equity pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif yaitu menggunakan analisis Regresi Linear Berganda dan menggunakan alat bantu program komputer EViews versi 6. Berdasarkan perhitungan secara parsial yaitu dengan menggunakan uji t diketahui t hitung untuk modal kerja (X1) thitung (1,939) < ttabel (4,303), hal ini menunjukkan bahwa modal kerja tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap Return On Equty. Sedangkan t hitung untuk perputaran modal kerja (X2) thitung(12,108) > ttabel (4,303), hal ini mununjukkan bahwa perputaran modal kerja memberikan pengaruh yang signifikan yang positif terhadap Return On Equity. Untuk hasil pengujian hipotesis secara simultan diperoleh Fhitung (66,798) > Ftabel (18,51), yang berarti bahwa secara simultan modal kerja dan perputaran modal kerja bersama-sama berpengaruh terhadap Return On Equity. Sedangkan nilai dari Koefisien Determinasin (R2) sebesar 0,937. Hal ini menunjukkan bahwa modal kerja dan perputaran modal kerja secara simultan memberikan pengaruh sebesar 93,7 % terhadap Return On Equity pada perusahaan manufaktur yang terdaftar BEI. ROE perusahaan dipengaruhi oleh modal kerja dan perputaran modal kerja. Dengan meningkatnya jumlah modal kerja dan perputaran modal kerja diharapkan penjualan tinggi sehingga modal cepat kembali sehingga keuntungan atau ROE perusahaan meningkat. Manajemen perusahaan harus mengevaluasi strategi dalam pemasaran dan modal kerja agar hasil penjualan meningkat dan penggunaan modal kerja secara efektif dan efisien sehingga penjualan dapat meningkat serta modal cepat kembali. Untuk meningkatkan laba atau ROE penggunaan hutang perusahaan harus dikontrol karena dengan semakin banyaknya hutang untuk menambah modal kerja maka perusahaan akan terbebani bunga sehingga mengurangi keuntungan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Manajemen
Depositing User: Surya Elhadi
Date Deposited: 26 Jan 2016 03:26
Last Modified: 26 Jan 2016 03:26
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/1667

Actions (login required)

View Item View Item