NIKO PANCA PUTRA (2018) ANALISIS PRAKIRAAN KEBUTUHAN DAN PENYEDIAAN ENERGI LISTRIK DI PROVINSI RIAU TAHUN 2018 - 2022 MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK LEAP. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text
1. COVER_2018231TE.pdf Download (120kB) | Preview |
|
|
Text
2. PENGESAHAN_2018231TE.pdf Download (368kB) | Preview |
|
|
Text
3. ABSTRAK_2018231TE.pdf Download (119kB) | Preview |
|
|
Text
4. KATA PENGANTAR_2018231TE.pdf Download (126kB) | Preview |
|
|
Text
5. DAFTAR ISI_2018231TE.pdf Download (123kB) | Preview |
|
|
Text
6. BAB I_2018231TE.pdf Download (132kB) | Preview |
|
|
Text
7. BAB II_2018231TE.pdf Download (513kB) | Preview |
|
|
Text
8. BAB III_2018231TE.pdf Download (435kB) | Preview |
|
Text
9. BAB IV_2018231TE.pdf Restricted to Repository staff only Download (922kB) |
||
|
Text
10. BAB V_2018231TE.pdf Download (107kB) | Preview |
|
|
Text
11. DAFTAR PUSTAKA_2018231TE.pdf Download (112kB) | Preview |
Abstract
Energi listrik merupakan kebutuhan yang paling utama bagi manusia. Semakin majunya suatu daerah membuat pemakaian energi listrik semakin besar. Riau merupakan wilayah yang sedang berkembang sangat dibandingkan dengan wilayah lain yang ada di Sumatera. Saat ini Riau mengalami defisit energi listrik yang cukup besar sehingga sering terjadinya pemadaman bergilir. Oleh sebab itu salah satu cara yang digunakan untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan melakukan prakiraan kebutuhan energi listrik. Penelitian ini menggunakan metode Scenario BaU dengan pendekatan trend yang di simulasikan menggunakan perangkat lunak LEAP. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan kebutuhan energi setiap sektor mengalami peningkatan. Dimana pemakaian energi listrik tertinggi terdapat pada sektor rumah tanggaya itu sebesar 11.433,16 MW Dan pemakaian terendah terdapat pada sektor penerangan umumya itu sebesar 378,34 MW. Jumlah total pemakaian energi listrik pada tahun 2018 - 2022 sebesar 18.291,45 MW sedangkan jumlah konsumsi pada tahun 2013 - 2017 sebesar 9.998,85 MW dengan tingkat pertambahan pertahunnya sebesar 412,66 MW dengan persentase pertumbuhan sebesar 13,65%, dengan rasio elektrifikasi pada tahun 2017 sebesar 91,06%. Hal ini terjadi karena Riau memiliki perkembangan perekonomian yang cukup baik, dengan tingkat pembangunan insfra struktur dari beberapa sektor yang akan mengakibatkan tingginya tingkat keburuhan energi listrik di Provinsi Riau, yang telah terdapat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Riau 2014-2019 dan untuk memenuhi tingkat kebutuhan energi listrik di Provinsi Riau, maka pemerintah diharapkan dapat mengoptimalkan potensi-potensi energi terbarukan di Riau seperti kelapa sawit yang dapat diolah sebagai Bahan Bakar Nabati (BBN), limbah sawit sebagai bahan bakar pembangkit listrik dan energi terbarukan lainnya yang telah tertuang dalam Draft Rencana Umum Energi Daerah (RUED) Provinsi Riau tahun2016-2035 serta Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) tahun 2016-2025. Katakunci: Prakiraan,Kebutuhan dan Penyediaan Energi Listrik, Scenario Business as Usual(BaU),LEAP(Long-range Energy Alternatives Planning System)
Item Type: | Thesis (Skripsi) |
---|---|
Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan |
Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Elektro |
Depositing User: | Ms. Nilam Badriyah |
Date Deposited: | 23 Jul 2019 02:56 |
Last Modified: | 23 Jul 2019 02:56 |
URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/16572 |
Actions (login required)
View Item |