RESPON SUBKULTUR BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) DENGAN PENAMBAHAN Naftalene Acetic acid (NAA) DAN AIR KELAPA SECARA IN VITRO

DINA MARFIANA, (2018) RESPON SUBKULTUR BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) DENGAN PENAMBAHAN Naftalene Acetic acid (NAA) DAN AIR KELAPA SECARA IN VITRO. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
1. COVER_2018124PTN.pdf

Download (154kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. PENGASAHAN_2018124PTN.pdf

Download (796kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. ABSTRAK _2018124PTN.pdf

Download (196kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. KATA PENGANTAR_2018124PTN.pdf

Download (307kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. DAFTAR ISI_2018124PTN.pdf

Download (143kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. BAB I _2018124PTN.pdf

Download (413kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. BAB II_2018124PTN.pdf

Download (381kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. BAB III_2018124PTN.pdf

Download (717kB) | Preview
[img] Text
9. BAB IV_2018124PTN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (817kB)
[img]
Preview
Text
10.BAB V_2018124PTN.pdf

Download (199kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. DAFTAR PUSTAKA_2018124PTN.pdf

Download (449kB) | Preview

Abstract

Permintaan buah naga merah terus meningkat, akan tetapi tidak diikuti peningkatan pembudidayaannya. Kultur jaringan dengan penggunaan zat pengatur tumbuh memberikan solusi untuk mempercepat pembudiyaan buah naga merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi NAA dan Air kelapa yang tepat untuk subkultur buah naga merah. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Februari hingga April 2017 di laboratorium Kultur Jaringan BBI Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktor. Faktor pertama adalah NAA (0 ppm, 0,5 ppm, 1 ppm, 1,5 ppm) dan faktor kedua adalah air kelapa (0%, 15%, 30%, 45%). Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi NAA berpengaruh sangat nyata terhadap waktu muncul tunas baru, jumlah tunas, panjang tunas, waktu muncul kalus dan waktu muncul akar. Konsentrasi air kelapa berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah tunas. Interaksi antara NAA dan air kelapa berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah tunas dan panjang tunas serta berpengaruh nyata terhadap waktu muncul akar. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konsentrasi NAA 1 ppm memberikan peningkatan terhadap waktu muncul tunas baru, jumlah tunas, dan panjang tunas. Konsentrasi air kelapa 45% memberikan peningkatan terhadap waktu muncul tunas baru, jumlah tunas dan panjang tunas. Interaksi konsentrasi NAA 0,5 ppm dan air kelapa 15% memberikan peningkatan terhadap jumlah tunas, panjang tunas, dan waktu muncul akar. Kata kunci : Air kelapa; Hylocereus polyrhizus; kultur in vitro; NAA; subkultur.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 630 Usaha Tani, Pertanian, Teknologi Pertanian > 630.7 Pendidikan Pertanian, Riset Penelitian Pertanian
Divisions: Fakultas Pertanian dan Peternakan > Agroteknologi
Depositing User: Mr. Supliadi
Date Deposited: 17 Jul 2019 02:36
Last Modified: 17 Jul 2019 02:36
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/16074

Actions (login required)

View Item View Item