KEUANGAN PUBLIK SYARI’AH (Rekonstruksi Zakat Dalam Pemikiran Ekonomi Abdu al-Qodim Zallum)

Iwansyah Putra Harahap, (2011) KEUANGAN PUBLIK SYARI’AH (Rekonstruksi Zakat Dalam Pemikiran Ekonomi Abdu al-Qodim Zallum). Thesis thesis, UIN Suska Riau.

[img]
Preview
Text
2012_201224EI.pdf

Download (572kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini mengulas kembali urgensitas zakat sebagai sumber keuangan publik syari’ah yang diperoleh secara syar`i melalui proses penalaran logis dan pembuktian sejarah, diaplikasikan dalam pemikiran Abdu al-Qodim Zallum. Agar terrealisasi kembali dalam kehidupan negara dan agama. Pandangan Abdu al-Qodim Zallum dalam pemerintahan Islam pada masa Rasullullah dan khalifah serta masa sesudahnya, menjadikan zakat sebagai sumber keuangan publik. Sebagai sumber keuangan Negara pada waktu itu, zakat juga mampu menunjang pengeluaran Negara, baik dalam bentuk government expenditure maupun government transfer serta mampu mempengaruhi kebijakan ekonomi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Problematika zakat mulai terabaikan dan tidak mampu lagi menopang keuangan publik secara utuh, ditandai dengan kemunduran pemerintahan Daulah Islamiyah mulai terjadi ketika zakat terpisah dari kebijakan Negara dan menjadi urusan masing-masing pribadi Muslim. Penggunaannya pun jauh dari ruh zakat itu sendiri. Mengalami kemundurun dan dianggap menjadi tanggung jawab individu. Hasilnya dibuat tidak berdaya akibat kolonialisme yang menjajah wilayah, masyarakat, dan sistem ekonomi Islam kemudian memperkenalkan sistem kapitalisme. Untuk mengembalikannya sebagai bagian income nagara membutuhkan waktu. Karena banyak pihak yang menolak eksistensi dari zakat, berbagai argumentasi polemik dikemukakan. Diantaranya potensi yang menolak dengan alasan bahwa Negara ini bukan Negara Islam dan institusi keislaman seperti zakat tidak dapat diadopsi dalam sistem kenegaraan. Kemudian adanya kelompok yang phobia menolak turut campurnya Negara dalam urusan keagamaan, sehingga penduduk Muslim yang berjumlah mayoritas akan tetapi tertindas dalam soal implementasi ajaran syari’ah yang mutlak kewajibannya. Namun Zallum memilki keinginan besar merekonstruksinya kembali melalui pokok-pokok pemikirannya untuk meraih kejayaan Islam dan kesejahteran rakyat.

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
Depositing User: Mr. Puji Purmana
Date Deposited: 23 Jan 2016 22:50
Last Modified: 29 Jan 2016 07:56
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/1591

Actions (login required)

View Item View Item