UPAYA MAJELIS ULAMA INDONESIA(MUI)DALAM MENGURANGI PRAKTEK SYIRIK PADA TRADISI PACU JALUR DI KABUPATEN KUANSING

RIKI JENNIFER, (2018) UPAYA MAJELIS ULAMA INDONESIA(MUI)DALAM MENGURANGI PRAKTEK SYIRIK PADA TRADISI PACU JALUR DI KABUPATEN KUANSING. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
1. COVER_2018101MD.pdf

Download (294kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. PENGESAHAN_2018101MD.pdf

Download (918kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. ABSTRAK_2018101MD.pdf

Download (424kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. KATA PENGANTAR_2018101MD.pdf

Download (374kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. DAFTAR ISI_2018101MD.pdf

Download (257kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. BAB I_2018101MD.pdf

Download (407kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. BAB II_2018101MD.pdf

Download (565kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. BAB III_2018101MD.pdf

Download (264kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9. BAB IV_2018101MD.pdf

Download (381kB) | Preview
[img] Text
10. BAB V_2018101MD.pdf
Restricted to Repository staff only until 2018.

Download (408kB)
[img]
Preview
Text
11. BAB VI_2018101MD.pdf

Download (364kB) | Preview
[img]
Preview
Text
12. DAFTAR PUSTAKA_2018101MD.pdf

Download (310kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul upaya MUI dalam mengurangi praktek syirik pada pacu jalur ab. Kuansing, yang dilatarbelakangi oleh masih maraknya praktek syirik yang terdapat pada tradisi pacu jalur di Kuansing. Dalam hal ini MUI harus berperan dalam mengurangi praktek syirik tersebut.. Sebagai pembimbing dan pelayan umat, MUI dalam hal ini melakukan bimbingan dalam bentuk pembinaan dengan mengumpulkan utusan setiap desa dan memberikan arahan-arahan terkait materi syirik. Sebagai penegak amar ma’ruf nahy munka,r MUI melakukan sosialisasi dalam setiap kepada masyarakat melalui materi dakwah yang disampaikan oleh para Da’i. Sebagai pelopor pergerakan tadjid, MUI menghimbau kepada seluruh masyarakat supaya tidak mempertahankan tradisitradisi lama yang bertentangan dengan syari’at Islam seperti praktek syirik. Sebagai pengemban kepemimpinan umat, MUI bertindak sebagai orang terdepan yang meluruskan penyimpangan agama. Adapun permasalahan pada penelitian ini adalah bagaimana upaya MUI dalam mengurangi praktek syirik pada tradisi pacu jalur di Kuansing. Teknik pengumpulan data adalah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknis analisa data adalah deskriftif kualitatif. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai ahli waris tugas para nabi (waratsatul al anbiya), MUI dalam hal ini mengingatkan kepada masyarakat tentang bahayanya praktek syirik didalam Islam melalui intensitas dakwah yang disampaikan para Da’i. Sebagai pemberi fatwa, MUI melakukan akomodasi permasalahan yang muncul di masyarakat terutama paham yang menyimpang dari ajaran Islam yakni praktek syirik. Kata Kunci: MUI, Praktek Syirik

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 302 Interaksi Sosial, Hubungan Antarpersonal
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Manajemen Dakwah
Depositing User: Ms. Eva Susilawati
Date Deposited: 05 Jul 2019 08:35
Last Modified: 05 Jul 2019 08:35
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/15345

Actions (login required)

View Item View Item