INDUKSI MUTASI DAN ANALISIS MOLEKULEREKSPLAN KLON Eucalyptus pellita Muel

SIGIT PUTRA PAMUNGKAS, (2018) INDUKSI MUTASI DAN ANALISIS MOLEKULEREKSPLAN KLON Eucalyptus pellita Muel. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
1. COVER_201819PTN.pdf

Download (215kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. HALAMAN PENGESAHAN_201819PTN.pdf

Download (561kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. INTISARI_201819PTN.pdf

Download (203kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. KATA PENGANTAR_201819PTN.pdf

Download (261kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. DAFTAR ISI_201819PTN.pdf

Download (318kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. BAB I_201819PTN.pdf

Download (324kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. BAB II_201819PTN.pdf

Download (413kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. BAB III_201819PTN.pdf

Download (614kB) | Preview
[img] Text
9. BAB IV_201819PTN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
10. BAB V_201819PTN.pdf

Download (200kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. DAFTAR PUSTAKA_201819PTN.pdf

Download (470kB) | Preview

Abstract

Perbaikan genetik merupakan salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk peningkatan produktivitas Ecalyptus pellitaMuel.Induksi mutasi dengan perendaman EMS(Ethyl Metan Sulfonat)merupakan salah satu cara untuk meningkatkankeragaman genetik tanamanE. pellita.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui LD50, mengamati pengaruh mutagen EMS terhadap pertumbuhan E. pellitadan melihatkeragaman genetik klonE. pellitahasil mutasi menggunakan EMS.Penelitian ini telah dilakukandi Laboratorium Biologi Molekuler, Research and DevelopmentPT. Arara Abadi,Riau.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkapdengandua faktor. Faktor pertama konsentrasi EMS dengan lima taraf,faktor kedua durasi perendaman dua tarafdenganempat ulangan.Penelitian ini terdiri dari dua tahapan, induksi mutasi dengan EMS dan analisis DNA(Deoxyribose Nucleid Acid)dengan RAPD(Random Amplified Polymorphic). Hasil penelitian menunjukkan bahwaperlakuan konsentrasi EMS berpengaruh nyata terhadap tinggi dan berat eksplan, sedangkan kombinasi perlakuan durasi perendaman dan konsentrasi EMS berpengaruh nyata terhadap persentase eksplan hidup.Total rerata tertinggi terdapat pada konsentrasi EMS 0,50%.Analisis regresi menunjukkan bahwanilaiLD50dari konsentrasi perendaman EMS adalah 2,78%.Hasil analisis RAPD menunjukkan bahwa 17 primer yang digunakan terdapat 4 primeryangmampu mendeteksi mutasi yaitu pada primer OPA-02, OPH-18, OPM-02 dan OPM-05. Keragaman genetik hasil mutasi tersebut terdeteksi pada sampelnomor 10 dan 12 (0,50% EMS + 60 menit perendaman)nomor 13(1,00%EMS +30 menitperendaman) nomor18 (1,00% EMS + 60 menit perendaman) nomor 20 dan 21 (1,50% EMS + 30 menit perendaman) nomor 22 dan 24 (1,50% EMS + 60 menit perendaman) nomor 26 dan 27 (2,00% EMS + 30 menit perendaman) serta sampel nomor 28, 29 dan 30 (2,00% EMS + 60 menit perendaman).Kata kunci :ethyl metana sulphonat; induksi mutasi;RAPD.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 630 Usaha Tani, Pertanian, Teknologi Pertanian
Divisions: Fakultas Pertanian dan Peternakan > Agroteknologi
Depositing User: Mr. Supliadi
Date Deposited: 03 Jul 2019 07:39
Last Modified: 03 Jul 2019 07:39
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/14933

Actions (login required)

View Item View Item