PENERAPAN TEKNIK BUDIDAYA DAN ANALISIS USAHA TANI JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt) MEMAKAI BOKASI DENGAN PUPUK ORGANIK BERMEREK DAGANG DI KECAMATAN TAMPAN KOTA PEKANBARU

Helmi, (2011) PENERAPAN TEKNIK BUDIDAYA DAN ANALISIS USAHA TANI JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt) MEMAKAI BOKASI DENGAN PUPUK ORGANIK BERMEREK DAGANG DI KECAMATAN TAMPAN KOTA PEKANBARU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_201127.pdf

Download (553kB) | Preview

Abstract

Jagung merupakan sumber pangan nomor dua di Indonesia setelah beras. Untuk meningkatkan produksi jagung manis penggunaan pupuk sangat perlu diperhatikan termasuk petani yang ada di Kota Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari sampai April 2011 dengan tujuan untuk mengetahui teknik budidaya dan menganalisa usaha budidaya jagung manis memakai bokasi dengan pupuk organik bermerek dagang di Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru, dengan metode penelitian deskriftif kuantitatif dan analisis usaha tani menggunakan analisis ekonomi R/C ratio. Hasil penelitian budidaya jagung manis menggunakan bokasi dengan luas lahan rata-rata 0,778 ha, petani hanya melakukan sekali pemupukan bokasi dengan dosis 300 – 400 gram, serta kombinasi 30 gram Urea, TSP dan KCl masing-masing sebanyak 14 gram per tanaman. Sedangkan hasil penelitian budidaya jagung manis menggunakan herbafarm dengan luas lahan rata-rata 0,614 ha, petani melakukan tiga kali pemupukan dengan larutan herbafarm masing-masing dengan dosis 100-200 ml serta dengan kombinasi 17 gram Urea, TSP dan KCl masing-masing sebanyak 10 gram per-tanaman. Hasil analisis finansial usaha jagung manis menggunakan bokasi dengan pendapatan kotornya Rp.13.482.000,- variabel costnya sebesar Rp.7.879.000,-, penyusutan sebesar Rp.864.533,-, pendapatan bersihnya sebesar Rp.4.738.467 dengan R/C ratio 1,54. Sedangkan hasil analisis finansial usaha jagung manis menggunakan herbafarm dengan pendapatan kotornya Rp.14.255.500,- variabel costnya sebesar Rp. 6.734.000,- penyusutan sebesar Rp. 819.200,- dan pendapatan bersihnya Rp. 6.702.300,- dengan R/C ratio 1,89. Maka secara finansial usaha tani jagung manis menggunakan herbafarm lebih baik diusahakan karena R/C Ratio lebih tinggi dari pada usaha tani jagung manis menggunakan bokasi. Kata-kata kunci: Kelayakan Finansial, Bokasi, Herbafarm dan Jagung Manis

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 630 Usaha Tani, Pertanian, Teknologi Pertanian > 630.7 Pendidikan Pertanian, Riset Penelitian Pertanian
Divisions: Fakultas Pertanian dan Peternakan > Agroteknologi
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 23 Dec 2015 07:20
Last Modified: 23 Dec 2015 07:20
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/142

Actions (login required)

View Item View Item